PENGARUH BEBERAPA JENIS FUNGISIDA SEBAGAI PERLAKUAN BENIH JAGUNG TERHADAP KELIMPAHAN DAN KERAGAMAN NEMATODA

Lisa Septiani, I Gede Swibawa, Puji Lestari, Titik nur Aeny

Abstract


Jagung merupakan salah satu tanaman pangan penting di Indonesia dan mempunyai peran strategis dalam perekonomian nasional. Pengembangan tanaman jagung masih terkendala oleh rendahnya ketahanan tanaman terhadap gangguan hama dan penyakit. Penyakit yang banyak mengganggu tanaman jagung yaitu penyakit bulai yang disebabkan oleh jamur Perenosclerospora spp. Salah satu cara pengendalian penyakit bulai yaitu menggunakan fungisida sebagai perlakuan benih. Penggunaan fungisida sebagai perlakuan benih dapat mengganggu aktivitas biota tanah seperti nematoda. Tujuan penelitian
iniadalah untuk mempelajari pengaruh beberapa jenis fungisida sebagai perlakuan benih terhadap kelimpahan dan keragaman nematoda pada pertanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Natar Kabupaten Lampung Selatan dan proses laboratorium dilakukan di Laboratorium Ilmu Hama Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, mulai bulan Februari sampai dengan Juni 2016. Perlakuan dalam percobaan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan pengelompokan dilakukan berdasarkan arah mata angin. Fungisida yang digunakan sebagai perlakuan benih yaitu Hab, Dimetomorf 50%, Fungisida 3, Fenimidon, Fungisida 2, Fungisida 4, Metalaksil 35%, Fungisida 1, dan Imax. Data kelimpahan dan keragaman nematoda dianalisis kovarian pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan benih tanaman jagung dengan fungisida menurunkan kelimpahan seluruh nematoda, tetapi tidak mempengaruhi kelimpahan kelompok makan
nematoda. Perlakuan benih tanaman jagung dengan fungisida tidak mempengaruhi keragaman nematoda.

Keywords


Fungisida, perlakuan benih, jagung, nematoda

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jat.v6i1.2530

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Flag Counter

google widget

 

Agrotek Tropika