PENGARUH PENAMBAHAN SURFAKTAN DAN WAKTU TURUN HUJAN SETELAH APLIKASI TERHADAP DAYA KENDALI HERBISIDA GLIFOSAT

Meylita Mustikawati, Dad R. J. Sembodo, Purba Sanjaya, Hidayat Pujisiswanto

Abstract


Aplikasi herbisida glifosat banyak dipilih untuk mengendalikan gulma karena memiliki spektrum pengendalian yang luas. Hujan merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan efektivitas herbisida glifosat sedangkan penambahan surfaktan dalam aplikasi herbisida glifosat dapat meningkatkan efektivitas herbisida tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan surfaktan dan waktu turun hujan setelah aplikasi serta interaksinya terhadap daya kendali herbisida glifosat. Penelitian menggunakan rancangan petak terbagi dengan 14 perlakuan dengan 5 ulangan yang diujikan pada gulma Paspalum conjugatum, Setaria plicata, Asystasia gangetica, Praxelis clematidea, Cyperus rotundus, dan Cyperus kyllingia. Petak utama yaitu tanpa penambahan surfaktan dan penambahan surfaktan 0,1% sedang anak petak yaitu waktu turun hujan setelah aplikasi dengan waktu turun hujan 0, 1, 2, 3, 4, dan tanpa hujan setelah aplikasi. Data dianalisis ragam dan diuji lanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan surfaktan dapat meningkatkan daya kendali herbisida glifosat, dan waktu turun hujan setelah aplikasi dapat menurunkan daya kendali herbisida glifosat. Penambahan surfaktan pada aplikasi herbisida glifosat yang diikuti hujan setelah aplikasi memiliki daya kendali yang lebih tinggi dibandingkan dengan aplikasi herbisida tanpa surfaktan.


Keywords


Gulma, herbisida glifosat, hujan, surfaktan

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jat.v8i3.4518

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Flag Counter

google widget

 

Agrotek Tropika