PENGUJIAN AKURASI GEOMETRI DAN MORFOLOGI BENIH SEMANGKA (Citrullus vulgaris) MENGGUNAKAN CITRA DIGITAL

  • Nurdiansyah Hadi Saputra
    Nusa Bangsa University
  • Andi Masnang
    Nusa Bangsa University
  • Asmanur Jannah
    Nusa Bangsa University
  • Astryani Rosyad
    Nusa Bangsa University
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v10i3.5843
Keywords analisis diskriminan, identifikasi benih, tingkat akurasi, varietas
Abstract Views (Last 12 Months)
1476 Abstract Views
1387 Downloads

Abstract

Teknologi identifikasi varietas benih penting untuk menjamin benih yang digunakan petani memiliki mutu yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji akurasi geometri dan morfologi benih semangka (Citrullus vulgaris Schrad) serta menentukan parameter dasar yang tepat dalam identifikasi varietas dengan analisis diskriminan. Penelitian dilaksanakan di Universitas Nusa Bangsa. Penelitian ini menggunakan software Minitab dalam melakukan analisis diskriminan dengan tahapan uji kolerasi, uji multikolinieritas, dan uji diskriminan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat delapan parameter geometri dan morfologi terpilih yang relatif kuat untuk membangun model analisis diskriminan. Analisis tersebut menghasilkan empat parameter terpilih sebagai acuan indentifikasi varietas benih semangka yakni area, feret angle,  aspect ratio (AR) dan round. Sedangkan parameter terbaik yang digunakan untuk melakukan uji akurasi dalam mengidentifikasi varietas benih adalah area dan AR. Uji akurasi tersebut menghasilkan persentase tingkat akurasi tertinggi mencapai 83,33% dan tingkat akurasi terendah yang mencapai 41,67%. Hasil uji akurasi tersebut menjelaskan bahwa tingkat akurasi penggunaan teknologi citra digital dalam mengidentifikasi varietas benih semangka sudah cukup baik.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2022-07-20
How to Cite
Saputra, N. H., Masnang, A., Jannah, A., & Rosyad, A. (2022). PENGUJIAN AKURASI GEOMETRI DAN MORFOLOGI BENIH SEMANGKA (Citrullus vulgaris) MENGGUNAKAN CITRA DIGITAL. Jurnal Agrotek Tropika, 10(3), 363–371. https://doi.org/10.23960/jat.v10i3.5843