The Effect of Age on the Quantity and Quality of Fresh Semen from Belgian Blue Bulls at BBIB Singosari
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kuantitas dan kualitas sperma segar pejantan Belgian Blue pada berbagai usia. Sampel yang digunakan adalah satu ekor sapi jantan Belgian Blue dengan catatan pengujian kualitas sperma segar pada usia 2, 3, 4, 6, dan 7 tahun. Variabel yang diamati meliputi konsentrasi, volume, pH, motilitas dan abnormalitas. Data dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA, dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi, volume, dan motilitas sperma segar memiliki perbedaan yang signifikan (P<0,05). Nilai konsentrasi tertinggi terjadi pada usia 4, 6, dan 7 tahun (1.131,2 juta/ml, 1.147,9 juta/ml, dan 1.152,6 juta/ml), volume tertinggi pada usia 6 tahun (5,51 ml), dan motilitas tertinggi pada usia 3 tahun (80,93%). pH dan abnormalitas spermatozoa pada semen segar tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (P>0,05). Dapat disimpulkan bahwa usia mempengaruhi kuantitas dan kualitas semen segar pejantan Belgian Blue. Konsentrasi sperma meningkat secara progresif hingga usia 7 tahun. Demikian pula volume semen segar meningkat secara progresif hingga usia 6 tahun, sementara kualitas motilitas sperma terbaik terjadi pada usia 3 tahun.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



















