Analisis Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) Susu Sapi Perah Desa Kemiri Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan
Abstract
Sektor peternakan sapi perah menjadi subsektor penting dalam mendukung ketahanan pangan dan penyediaan gizi bagi masyarakat Indonesia. Analisis Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) diyakini dapat mengetahui kemampuan daya beli petani di sektor peternakan, dengan mencerminkan keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran yang dikeluarkan untuk kebutuhan produksi serta konsumsi rumah tangga petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tukar petani peternakan (NTPT) susu sapi perah Desa Kemiri Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan dan efektivitas usaha peternakan di wilayah tersebut. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling) dengan 80 responden. Metode analisis data yaitu deskriptif kuantitatif dengan menganalisis pendapatan dan pengeluaran peternak susu sapi perah dan nilai tukar petani peternakan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata total pendapatan susu yang diperoleh peternak adalah sebesar Rp 36.902.513 per tahun. Sementara itu, rata-rata pengeluaran rumah tangga peternak mencapai Rp 21.497.438 per tahun. Dengan demikian, peternak masih memperoleh pendapatan bersih sebesar Rp 15.405.075 per tahun. Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) di Desa Kemiri berkisar 86–231% dengan rata-rata 137%, menunjukkan mayoritas peternak sapi perah sejahtera (NTPT > 100). Dari 80 peternak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar peternakan susu sapu perah di Desa Kemiri tergolong sejahtera.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



















