Karakteristik Organoleptik Green Pellet Concentrate Berbahan Indigofera, Turi, dan Lamtoro
Abstract
Kabupaten Majene memiliki potensi sumber daya alam yang mendukung pengembangan ternak kambing, salah satunya melalui peningkatan produktivitas dengan pemberian pakan konsentrat. Pemanfaatan legum pohon seperti Indigofera, turi, dan lamtoro dalam bentuk Green Pellet Concentrate dapat menyediakan sumber protein dan serat yang memadai sekaligus mengurangi ketergantungan pada konsentrat konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis uji organoleptik Green Pellet Concentrate dengan taraf Indigofera, Turi, dan Lamtoro yang berbeda. Rancangan penelitian ini memiliki 4 perlakuan × 4 ulangan yang terdiri atas P1 (30% Indigofera + 30% turi + 30% lamtoro), P2 (60% Indigofera + 0% turi + 30% lamtoro), P3 (30% Indigofera + 60% turi + 0% lamtoro), dan P4 (0% Indigofera + 30% turi + 60% lamtoro). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi Green Pellet Concentrate berbasis Indigofera, turi, dan lamtoro memberikan pengaruh signifikan terhadap karakter warna dan tekstur, di mana perlakuan P3 menghasilkan mutu fisik terbaik. Sementara itu, aroma dan keberadaan jamur relatif seragam antar perlakuan, mengindikasikan bahwa produk pelet memiliki kualitas yang stabil, aman, dan layak diaplikasikan sebagai pakan kambing Peranakan Etawa. Green Pellet Concentrate khususnya dengan konsentrasi 60% Indigofera, 30% Turi, dan 0% Lamtoro merupakan formulasi terbaik berdasarkan uji organoleptik dengan warna, tekstur, aroma, dan keberadaan jamur.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



















