PENGARUH METIL METSULFURON TERHADAP JARINGAN INSANG PATIN SIAM (Pangasius hypopthalmus)

  • Lisa Novalia
    Mahasiswa Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Unila
  • Berta Putri
    Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Unila
  • Henni Wijayanti Maharani
    Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Unila
Abstract Views (Last 12 Months)
605 Abstract Views
469 Downloads

Abstract

Patin siam (Pangasius hypopthalmus) merupakan jenis ikan air tawar yang dapat dibudidayakan pada kolam tanah dari lahan sawah. Patin siam yang dipelihara dengan cara tersebut kemungkinan dapat terpapar senyawa kimia akibat penggunaan herbisida yang tidak terkontrol. Metil metsulfuron merupakan bahan aktif herbisida yang sistemik untuk gulma. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai tingkat konsentrasi metil metsulfuron (0; 15,6 dan 39 ppm) terhadap perubahan jaringan insang patin siam. Hasil pengamatan terhadap jaringan insang menunjukkan terjadi kerusakan berupa hiperplasia lamella insang, deskuamasi, kongesti dan hemoragik. Konsentrasi metil metsufuron yang semakin tinggi menyebabkan tingkat kerusakan jaringan insang yang beragam.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2013-10-30
How to Cite
Novalia, L., Putri, B., & Maharani, H. W. (2013). PENGARUH METIL METSULFURON TERHADAP JARINGAN INSANG PATIN SIAM (Pangasius hypopthalmus). E-Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan, 2(1), 175–178. Retrieved from https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/bdpi/article/view/223