PENGARUH MODIFIKASI MEDIA MS TERHADAP MULTIPLIKASI TUNAS BEBERAPA VARIETAS KRISAN SECARA IN VITRO
Abstract
Krisan (Chrysanthemum L.) merupakan tanaman hias populer di Indonesia dengan beragam
varietas yang memiliki penampilan menarik. Peningkatan produksi krisan yang memerlukan
ketersediaan bahan tanam berkualitas, sehat dan memiliki kemurnian genetik dapat diatasi
dengan metode kultur in vitro. Modifikasi media kultur MS, seperti pengurangan konsentrasi
dan penambahan ekstrak ragi merupakan alternatif untuk meningkatkan efisiensi
pertumbuhan dan mengurangi biaya produksi. Tujuan dari penelitian ini ialah mendapatkan
modifikasi media MS terbaik untuk multiplikasi tunas beberapa varietas krisan secara in vitro.
Penelitian ini menerapkan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan dua faktor, yaitu 3 varietas
krisan (Pasopati, Sabiya Agrihorti, dan Suciyono) sebagai petak utama dan 4 modifikasi media
(MS, ½ MS, MS dan 6% ekstrak ragi, serta ½ MS dan 6% ekstrak ragi) sebagai anak petak. Tiap
perlakuan diulang 3 kali serta tiap-tiap ulangan terdiri dari 3 sampel tanaman maka terdapat
total 108 unit percobaan. Temuan analisis memperlihatkan bahwasanya modifikasi media ½
MS ialah yang paling efektif dan efisien guna mengoptimalkan kecepatan waktu muncul tunas,
jumlah tunas serta jumlah akar beberapa varietas krisan dengan in vitro.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
