EVALUASI PERFORMA BEBERAPA GENOTIPE PADI (Oryza sativa L.) PADA BUDIDAYA ORGANIK
Abstract
Peningkatan permintaan beras organik mendorong pengembangan teknik budidaya, khususnya penerapan pupuk organik dengan frekuensi aplikasi yang tepat serta pemilihan varietas padi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh waktu aplikasi pupuk organik terhadap keragaan enam varietas padi: Mentik Susu, Merah Cendana, Ciherang, INPARI 42, IPB 3S, dan IPB 9G, pada sistem budidaya organik. Penelitian menggunakan rancangan split-plot dengan varietas sebagai petak utama dan perlakuan waktu aplikasi pupuk (satu, dua, dan tiga tahap) sebagai anak petak, diulang lima kali sehingga terdapat 90 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar varietas dan perlakuan pemupukan terhadap karakter pertumbuhan, komponen hasil, dan morfologi malai. Varietas Merah Cendana unggul dalam parameter vegetatif dan produktivitas gabah, sedangkan Ciherang menunjukkan hasil terendah. Pemupukan tiga tahap meningkatkan tinggi tanaman, jumlah anakan, dan cabang malai, sedangkan pemupukan satu tahap menghasilkan jumlah gabah total dan isi tertinggi dengan persentase gabah hampa lebih besar. Respons varietas terhadap pemupukan menunjukkan interaksi yang bervariasi, dengan IPB 9G dan INPARI 42 menunjukkan respons terbaik terhadap pemupukan bertahap. Penelitian ini memberikan informasi penting untuk optimasi teknik pemupukan dalam budidaya padi organik.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
