UJI ANTAGONISME JAMUR KANDIDAT AGEN BIOKONTROL TERHADAP Fusarium oxysporum PADA BAWANG MERAH SECARA IN VITRO

  • Nurindah Musarofah
    Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
  • Hasna Nabila Kusumastuti
    Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
  • Cindy Adisty Rudi Ananda Putri
    Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
  • Aura Dwipuspita Sahara Firdaus
    Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
  • Rina Sri Kasiamdari
    Gadjah Mada University (Scopus ID: 6507916857)
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v14i1.11348
Abstract Views (Last 12 Months)
234 Abstract Views
338 Downloads

Abstract

Bawang merah (Allium cepa L.) merupakan tanaman budidaya bernilai komersial tinggi dengan permintaan yang semakin bertambah. Budidaya bawang merah sering terkendala oleh serangan Fusarium oxysporum penyebab penyakit layu fusarium atau moler. Infeksi F. oxysporum menyebabkan gejala menguningnya daun, daun memelintir, pembusukan akar, dan keberadaan jamur pada dasar umbi. Penelitian ini dirancang untuk mengidentifikasi kemampuan jamur antagonis sebagai agen biokontrol terhadap F. oxysporum. Penelitian menggunakan metode dual culture antara jamur patogen dengan jamur antagonis meliputi Penicillium chrysogenum, Chaetomium globosum, Ceratorhiza sp., dan Trichoderma asperellum melalui pengamatan secara makroskopis dan mikroskopis dengan pembuatan preparat metode adhesive tape preparation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian daya hambat diperoleh isolat T. asperellum memiliki persentase daya hambat yang sangat tinggi mencapai 88,71% melalui mekanisme mikoparasitisme; diikuti oleh P. chrysogenum dengan persentase penghambatan 64,14% dengan mekanisme kompetisi, antibiosis, dan mikoparasitisme; Ceratorhiza sp. dengan persentase penghambatan 53,01% dengan mekanisme antibiosis dan mikoparasitisme; serta C. globosum dengan persentase penghambataan terendah sebesar 37,40% dengan mekanisme kompetisi dan antibiosis. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pemanfaatan jamur antagonis, khususnya T. asperellum, berpeluang dikembangkan sebagai alternatif pengendalian hayati yang ramah lingkungan untuk menekan penyakit layu fusarium pada bawang merah.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2026-02-28
How to Cite
Musarofah, N., Nabila Kusumastuti, H. ., Adisty Rudi Ananda Putri, C. ., Dwipuspita Sahara Firdaus , A. . ., & Kasiamdari, R. S. (2026). UJI ANTAGONISME JAMUR KANDIDAT AGEN BIOKONTROL TERHADAP Fusarium oxysporum PADA BAWANG MERAH SECARA IN VITRO. Jurnal Agrotek Tropika, 14(1), 157–169. https://doi.org/10.23960/jat.v14i1.11348