PENGARUH APLIKASI EKSTRAK KUNYIT (Curcuma longa Linn.) DAN Trichoderma sp. TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI DAN KETERJADIAN PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.)

  • Andre Janu Wibowo
    Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Suskandini Ratih Dirmawati
    Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Rugayah
    Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Joko Prasetyo
    Fakultas Pertanian Universitas Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v13i4.12060
Abstract Views (Last 12 Months)
268 Abstract Views
415 Downloads

Abstract

Cabai rawit merupakan cabai yang permintaannya selalu meningkat walaupun produksinya berfluktuasi karena antraknosa. Pengendalian secara kimiawi dapat menyebabkan resistensi patogen serta menimbulkan berpengaruh negatif terhadap lingkungan. Upaya alternatif mengatasi antraknosa yaitu dengan penggunaan ekstrak kunyit dan Trichoderma sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi ekstrak kunyit dan Trichoderma sp. dalam melindungi tanaman dari keterjadian penyakit antraknosa serta efek bagi pertumbuhan dan produksi cabai rawit.   Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial (4x2). Faktor pertama konsentrasi ekstrak kunyit (K), yaitu tanpa ekstrak kunyit (K0), ekstrak kunyit 2,5% (K1), ekstrak kunyit 5% (K2), dan ekstrak kunyit 7,5% (K3).  Faktor kedua pemberian isolat Trichoderma sp. (T), yaitu tanpa Trichoderma sp. (T0), dan dengan Trichoderma sp. kerapatan konidia 106 sel/ml. (T1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak kunyit dan Trichoderma sp. memiliki kemampuan dalam mengurangi keterjadian penyakit antraknosa dan meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga, serta jumlah buah  tanaman cabai rawit.  Aplikasi ekstrak kunyit berpengaruh meningkatkan bobot  per buah cabai rawit .

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2025-11-30
How to Cite
Andre Janu Wibowo, Suskandini Ratih Dirmawati, Rugayah, & Joko Prasetyo. (2025). PENGARUH APLIKASI EKSTRAK KUNYIT (Curcuma longa Linn.) DAN Trichoderma sp. TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI DAN KETERJADIAN PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.). Jurnal Agrotek Tropika, 13(4), 1096–1109. https://doi.org/10.23960/jat.v13i4.12060