PENGARUH OLAH TANAH DAN PEMUPUKAN TERHADAP PERTUKARAN KALIUM TANAH ULTISOL DAN KALIUM TERPANEN OLEH TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) PADA MUSIM TANAM KESEMBILAN
Abstract
Tanah Ultisol umumnya memiliki kesuburan rendah, terutama kandungan kalium yang terbatas. Sistem olah tanah dan pemupukan dapat dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan hara, termasuk hara K. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pertukaran kalium dan kalium terpanen akibat perlakuan olah tanah dan pemupukan pada tanah Ultisol musim tanam kesembilan. Penelitian disusun menggunakan rancangan acak kelompok dengan pola faktorial 2 × 2 dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah sistem olah tanah, yaitu olah tanah minimum (T1) dan olah tanah intensif (T2). Faktor kedua adalah pemupukan, meliputi setengah dosis (P0) dan dosis penuh (P1). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa olah tanah minimum dan pemupukan penuh berpengaruh nyata meningkatkan parameter Q/I kalium (CRK0, ΔK0, dan KG), dan K terpanen pada tanaman jagung. Terdapat interaksi pada perlakuan olah tanah minimum dan pemupukan penuh terhadap parameter Q/I kalium. Terdapat korelasi positif antara KTK dengan serapan K jagung dan K-dd dengan produksi jagung.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
