PENGARUH EKSTRAK GULMA SIAM, SALIARA, DAN KEMUNING TERHADAP BUSUK LUNAK NANAS (Erwinia chrysanthemi) SECARA IN VITRO
Abstract Views (Last 12 Months)
767 Abstract Views
628 Downloads
Abstract
Salah satu penyakit penting tanaman nanas adalah penyakit busuk lunak nanas yang disebabkan oleh Erwinia chrysanthemi. Pemanfaatan pestisida nabati menjadi alternatif pengendalian penyakit busuk lunak nanas yang ramah lingkungan. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak gulma siam, saliara dan kemuning terhadap pertumbuhan E. chrysanthemi secara in vitro dan mengetahui pengaruh taraf konsentrasi ekstrak gulma siam, saliara dan kemuning terhadap pertumbuhan
E. chrysanthemisecarain vitro. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung pada bulan Maret sampai bulan Juli 2016. Pelaksanaan penelitian meliputi penyiapan isolat E.chrysanthemi, penyiapan ekstrak gulma siam, saliara dan kemuning, penyiapan media nutrient agar (NA), penyiapan medium berisi E.chrysanthemi, pengujian penghambatan ekstrak gulma siam, saliara dan kemuning terhadap pertumbuhan E.chrysanthemi secara in vitro,
pengamatan dan pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 taraf konsentrasi. Taraf konsentrasi yang digunakan adalah 0%, 20%, 40%, 60% dan 80% dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak gulma siam dan saliara dengan taraf yang diuji terlihat adanya zona penghambatan. Pada perlakuan ekstrak kemuning dengan taraf konsentrasi 0%-80% tidak tampak adanya zona penghambatan di sekitar cakram. Semakin tinggi taraf konsentrasi ekstrak gulma siam dan saliara semakin menghambat pertumbuhan E.chrysanthemi secara in vitro.
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak gulma siam, saliara dan kemuning terhadap pertumbuhan E. chrysanthemi secara in vitro dan mengetahui pengaruh taraf konsentrasi ekstrak gulma siam, saliara dan kemuning terhadap pertumbuhan
E. chrysanthemisecarain vitro. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung pada bulan Maret sampai bulan Juli 2016. Pelaksanaan penelitian meliputi penyiapan isolat E.chrysanthemi, penyiapan ekstrak gulma siam, saliara dan kemuning, penyiapan media nutrient agar (NA), penyiapan medium berisi E.chrysanthemi, pengujian penghambatan ekstrak gulma siam, saliara dan kemuning terhadap pertumbuhan E.chrysanthemi secara in vitro,
pengamatan dan pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 taraf konsentrasi. Taraf konsentrasi yang digunakan adalah 0%, 20%, 40%, 60% dan 80% dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak gulma siam dan saliara dengan taraf yang diuji terlihat adanya zona penghambatan. Pada perlakuan ekstrak kemuning dengan taraf konsentrasi 0%-80% tidak tampak adanya zona penghambatan di sekitar cakram. Semakin tinggi taraf konsentrasi ekstrak gulma siam dan saliara semakin menghambat pertumbuhan E.chrysanthemi secara in vitro.
Downloads
Download data is not yet available.
Issue
Published
2016-10-01
How to Cite
Aeni, N., Aeny, T. N., Efri, E., & Ginting, C. (2016). PENGARUH EKSTRAK GULMA SIAM, SALIARA, DAN KEMUNING TERHADAP BUSUK LUNAK NANAS (Erwinia chrysanthemi) SECARA IN VITRO. Jurnal Agrotek Tropika, 4(3). https://doi.org/10.23960/jat.v4i3.1851
