PENGARUH PENYEMPROTAN BORON DAN SILIKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BENIH KEDELAI (Glicyne max [L.] Merrill)
Abstract Views (Last 12 Months)
733 Abstract Views
422 Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyemprotan boron konsentrasi berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi benih kedelai, mengetahui pengaruh penyemprotan silika konsentrasi berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi benih kedelai, dan mengetahui pengaruh penyemprotan boron dan silika konsentrasi berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi benih kedelai. Rancangan perlakuan disusun secara faktorial (5 x 3) dalam RKTS dengan 3 ulangan. Faktor pertama
adalah konsentrasi boron yang terdiri dari tiga taraf yaitu 0 ppm, 5 ppm, dan 10 ppm sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi silika yang terdiri dari lima taraf yaitu 0 ppm, 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm, dan 400 ppm. Homogenitas ragam antarperlakuan diuji dengan uji Bartlett dan aditivitas data diuji dengan uji Tukey. Jika data telah di analisis ragam, maka pemisahan nilai tengah antarperlakuan menggunakan ortogonal kontras dan ortogonal polinomial pada taraf 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian boron konsentrasi 10 ppm berpengaruh pada pertumbuhan dan produksi kedelai yaitu variabel tinggi tanaman, jumlah polong bernas, persentase bunga jadi polong, bobot polong, dan bobot biji. Pemberian silika tidak berpengaruh pada pertumbuhan dan produksi kedelai pada semua variabel pengamatan. Pemberian boron konsentrasi rendah 5 ppm dan silika konsentrasi optimum 237 ppm menghasilkan jumlah bunga maksimum 90 kuntum. Boron konsentrasi 5 ppm meningkatkan jumlah bunga 28 kuntum dibandingkan dengan boron konsentrasi 10 ppm pada silika konsentrasi 100 ppm.
adalah konsentrasi boron yang terdiri dari tiga taraf yaitu 0 ppm, 5 ppm, dan 10 ppm sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi silika yang terdiri dari lima taraf yaitu 0 ppm, 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm, dan 400 ppm. Homogenitas ragam antarperlakuan diuji dengan uji Bartlett dan aditivitas data diuji dengan uji Tukey. Jika data telah di analisis ragam, maka pemisahan nilai tengah antarperlakuan menggunakan ortogonal kontras dan ortogonal polinomial pada taraf 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian boron konsentrasi 10 ppm berpengaruh pada pertumbuhan dan produksi kedelai yaitu variabel tinggi tanaman, jumlah polong bernas, persentase bunga jadi polong, bobot polong, dan bobot biji. Pemberian silika tidak berpengaruh pada pertumbuhan dan produksi kedelai pada semua variabel pengamatan. Pemberian boron konsentrasi rendah 5 ppm dan silika konsentrasi optimum 237 ppm menghasilkan jumlah bunga maksimum 90 kuntum. Boron konsentrasi 5 ppm meningkatkan jumlah bunga 28 kuntum dibandingkan dengan boron konsentrasi 10 ppm pada silika konsentrasi 100 ppm.
Downloads
Download data is not yet available.
Issue
Published
2015-01-31
How to Cite
Sari, E. P., Agustiansyah, A., & Nurmiaty, Y. (2015). PENGARUH PENYEMPROTAN BORON DAN SILIKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BENIH KEDELAI (Glicyne max [L.] Merrill). Jurnal Agrotek Tropika, 3(1). https://doi.org/10.23960/jat.v3i1.1897
