PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR URIN SAPI DAN LIMBAH TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.)

  • Christina Desiana
    Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Irwan Sukri Banuwa
    Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Rusdi Evizal
    Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Sri Yusnaini
    Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v1i1.1927
Abstract Views (Last 12 Months)
14322 Abstract Views
12159 Downloads

Abstract

Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komoditas yang terus dikembangkan di Indonesia, namun produksinya masih rendah disebabkan pengolahan tanah dan pemupukan yang kurang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian campuran urin sapi dan limbah cair tahu terbaik bagi pertumbuhan bibit kakao. Rancangan percobaan dalam penelitian ini adalah Rancangan Kelompok Teracak Sempurna dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah urin sapi, terdiri dari 4 taraf, yaitu 0, 40, 80, 120 ml/kg tanah. Faktor kedua adalah limbah cair tahu, terdiri dari 4 taraf, yaitu 0, 80, 160, 240 ml/kg tanah. Setiap perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian urin sapi dan limbah cair tahu berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit kakao. Pemberian urin sapi 80 ml/kg tanah yang diaplikasikan dengan limbah cair tahu 80 ml/kg tanah menunjukkan rata-rata tertinggi untuk variabel tinggi tanaman dan jumlah daun. Pemberian urin sapi 40 ml/kg tanah yang diaplikasikan dengan limbah cair tahu 80 ml/kg tanah menunjukkan rata-rata tertinggi untuk variabel diameter batang, bobot segar tanaman dan bobot kering tanaman.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2013-01-31
How to Cite
Desiana, C., Banuwa, I. S., Evizal, R., & Yusnaini, S. (2013). PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR URIN SAPI DAN LIMBAH TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.). Jurnal Agrotek Tropika, 1(1). https://doi.org/10.23960/jat.v1i1.1927