PENGARUH KONSENTRASI ETANOL DAN LAMA PENDERAAN PADA VIABILITAS BENIH TOMAT (Lycopersicon esculentum Mill.) VARIETAS OVAL

  • Christin Natalia Mulyanti
    Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Eko Pramono
    Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • M. Syamsoel Hadi
    Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Ermawati Ermawati
    Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v1i3.2030
Abstract Views (Last 12 Months)
531 Abstract Views
1225 Downloads

Abstract

Benih yang bermutu adalah benih yang memiliki vigor yang tinggi. Metode uji untuk menguji vigor benih adalah dengan pengusangan cepat secara fisik maupun kimiawi. Secara fisik, benih didera dengan suhu sedangkan secara kimiawi benih didera dengan etanol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi etanol untuk mendera benih yang dapat menurunkan viabilitas benih tomat, mengetahui lama penderaan dengan menggunakan larutan etanol yang dapat menurunkan viabilitas benih tomat, dan untuk mengetahui kombinasi antara konsentrasi larutan etanol dan lama penderaan yang dapat menurunkan viabilitas benih tomat. Perlakuan terdiri atas konsentrasi etanol 0, 3, 6, dan 9%, dan lama deraan etanol 6, 12, dan 18 jam. Perlakuan disusun secara faktorial pada rancangan kelompok teracak sempurna. Data dianalisis dengan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderaan benih tomat dengan etanol konsentrasi 6% selama 18 jam atau konsentrasi 9% selama 12 jam sudah menurunkan viabilitasnya secara nyata. Oleh sebab itu cara ini dapat digunakan untuk melihat penurunan viabilitas benih tomat.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2013-10-01
How to Cite
Mulyanti, C. N., Pramono, E., Hadi, M. S., & Ermawati, E. (2013). PENGARUH KONSENTRASI ETANOL DAN LAMA PENDERAAN PADA VIABILITAS BENIH TOMAT (Lycopersicon esculentum Mill.) VARIETAS OVAL. Jurnal Agrotek Tropika, 1(3). https://doi.org/10.23960/jat.v1i3.2030