PENGARUH Trichoderma spp. TERHADAP PENYAKIT ANTRAKNOSA (Colletotrichum capsici) PADA TANAMAN CABAI VARIETAS FEROSA DAN LARIS

  • Anise Wulandari
    Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Joko Prasetyo
    Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Efri Efri
    Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Suskandini Ratih D
    Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v2i3.2072
Abstract Views (Last 12 Months)
4026 Abstract Views
2780 Downloads

Abstract

Cabai adalah salah satu komoditas yang bernilai tinggi. Penyebab rendahnya produksi cabai diantaranya adalahpenyakitantraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum capsici. Trichoderma spp.memiliki potensi untuk mengendalikan penyakit antraknosa. Peneltian bertujuan untuk mengetahui efektifitas Trichoderma spp. dalam mengendalikan penyakit antraknosa pada varietas cabai Ferosa dan Laris. Metode yang digunakan adalah percobaan dengan Rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor percobaan 3 ulangan dan 4 perlakuan. Faktor pertama adalah varietas cabai Ferosa (V1), Laris (V2). Faktor kedua adalah Tricoderma spp. terdiri 4 taraf tanpa Trichoderma T0), Trichoderma harzianum (T1), Trichoderma viride (T2), Trichoderma koningii (T3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi T. harzianum, T. viride dan T. koningii pada varietas Ferosa menurunkan keparahan penyakit tanaman. Pada varietas Laris aplikasi T. viride dapat menurunkan keparahan penyakit tanaman, sedangkan aplikasi T.harzianum dan T. koningii dapat menurunkan keparahan penyakit hanya pada pengamatan 87 hst. Aplikasi T. viride, dan T. koningii pada varietas Ferosa dapat meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah buah.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2014-10-01
How to Cite
Wulandari, A., Prasetyo, J., Efri, E., & D, S. R. (2014). PENGARUH Trichoderma spp. TERHADAP PENYAKIT ANTRAKNOSA (Colletotrichum capsici) PADA TANAMAN CABAI VARIETAS FEROSA DAN LARIS. Jurnal Agrotek Tropika, 2(3). https://doi.org/10.23960/jat.v2i3.2072