PENGARUH APLIKASI BAHAN ORGANIK DAN GIPSUM TERHADAP KEMANTAPAN AGREGAT TANAH PADA PERTANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merr.) DI LAHAN BPTP TEGINENENG LAMPUNG SELATAN

  • Ruby Priaegar Hamonangan
    Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Afandi Afandi
    Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Didin Wiharso
    Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Karden E.S Manik
    Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v7i2.3262
Keywords tap
Abstract Views (Last 12 Months)
1415 Abstract Views
56 Downloads

Abstract

Salah satu usaha untuk meningkatkan kesuburan tanah supaya hasil kedelai tinggi yaitu menggunakan pupuk organik (Birnadi, 2014). Pemberian bahan organik dapat menurunkan bulk density tanah karena membentuk agregat tanah yang lebih baik dan memantapkan agregat yang telah terbentuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian bahan orgamik dan gipsum terhadap kemantapan agregat tanah pada pertanaman kedelai (Glycine max L. Merril). Penelitian ini dilaksanakan di Lahan BPTP Unit Percobaan Tegineneng, Lampung
Selatan dan Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) menggunakan kedelai varietas Anjasmoro (V2) dengan 4 perlakuan yaitu
kontrol atau tanpa bahan organik (B0), dengan bahan organik dosis 5 ton/Ha (B1), aplikasi bahan organik 10 ton/ ha (B2) dan dengan pemberian Gipsum dosis 130 kg/ha (G1). Kombinasi perlakuan berjumlah 4 dan diulang 3 kali pada irigasi 0,5 dan 0,75. Hasil yang di dapat dari penelitian yang telah dilakukan adalah Aplikasi bahan organik dan gypsum berpengaruh nyata terhadap kemantapan agregat tanah perlakuan yang menunjukkan hasil terbaik adalah bahan organik 10 ton/ha.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-05-03
How to Cite
Hamonangan, R. P., Afandi, A., Wiharso, D., & Manik, K. E. (2019). PENGARUH APLIKASI BAHAN ORGANIK DAN GIPSUM TERHADAP KEMANTAPAN AGREGAT TANAH PADA PERTANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merr.) DI LAHAN BPTP TEGINENENG LAMPUNG SELATAN. Jurnal Agrotek Tropika, 7(2), 391–395. https://doi.org/10.23960/jat.v7i2.3262