PENGARUH CENDAWAN ENDOFIT TANAMAN MAJA TERHADAP Colletotrichum acutatum PC3 PENYEBAB ANTRAKNOSA PADA CABAI MERAH IN VITRO

  • Noorkomala Sari
    Universitas Lambung Mangkurat
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v11i3.5783
Keywords Agen biokontrol, ketahanan tanaman, penyakit tanaman, persen hambat
Abstract Views (Last 12 Months)
1080 Abstract Views
735 Downloads

Abstract

Pengunaan agen biokontrol menggunakan cendawan endofit telah banyak dilakukan karena kemampuannya dalam meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cendawan endofit dari Tanaman Maja koleksi Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember serta mengetahui kemampuan antagonismenya terhadap Colletotrichum acutatum penyebab penyakit antraknosa pada cabai merah secara in vitro. Hasil penelitian yang diperoleh adalah data deskriptif dan kuantitatif. Data deskriptif berupa hasil identifikasi cendawan endofit sedangkan data kuantitatif yaitu persen daya hambat. Cendawan endofit yang berhasil diidentifikasi dari Tanaman Maja adalah Colletotrichum spp.; Rhizoctonia spp.; Sporidesmium sp.; Neonectria sp. dan miselia steril. Persen penghambatan cendawan endofit Tanaman Maja terhadap C. acutatum, dimana Neonectria sp. yaitu 71,43%, Sporidesmium sp. 68,67% dan Rhizoctonia sp. 71,43%.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2023-05-24
How to Cite
Sari, N. (2023). PENGARUH CENDAWAN ENDOFIT TANAMAN MAJA TERHADAP Colletotrichum acutatum PC3 PENYEBAB ANTRAKNOSA PADA CABAI MERAH IN VITRO. Jurnal Agrotek Tropika, 11(3), 365–374. https://doi.org/10.23960/jat.v11i3.5783