KEANEKARAGAMAN GULMA PADA INTEGRASI KELAPA SAWIT DENGAN PADI SAWAH

  • Alridiwirsah Alridiwirsah
    Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Efrida Lubis
    Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Koko Tampubolon
    Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Muhammad Alqamari
    Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Abdul Rahman Cemda
    Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v10i2.5786
Keywords Dominansi, generatif, identifikasi gulma, tanaman sela, vegetatif.
Abstract Views (Last 12 Months)
3838 Abstract Views
3105 Downloads

Abstract

Kehadiran gulma pada areal pertanaman utama dapat dipengaruhi kondisi lingkungan, seperti intensitas cahaya akibat sistem integrasi. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan dominansi dan keanekaragaman gulma pada fase vegetatif dan generatif tanaman padi sawah yang diintegrasikan dengan kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sungai Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Indonesia pada Oktober 2015 sampai Februari 2016. Penelitian ini menggunakan tanaman kelapa sawit umur 4 tahun (TM-1) dengan pola pengaturan populasi 100%, 75%, dan 50%. Tanaman padi sawah ditanam sebagai tanaman sela, kemudian dibuat petak identifikasi gulma dan dihitung indeks keanekaragaman spesies. Gulma Lindernia anagallis (10,11%) dan Leersia hexandra (19,98%) ditemukan dominan pada fase vegetatif dan generatif tanaman padi sawah yang diintegrasikan dengan kelapa sawit. Nilai indeks keanekaragaman gulma tergolong sedang baik pada fase vegetatif maupun generatif (2,709 dan 2,052). Diantara famili, Cyperaceae lebih banyak tumbuh pada fase vegetatif (42,77%) maupun generatif (35,62%).

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2022-05-31
How to Cite
Alridiwirsah, A., Lubis, E., Tampubolon, K., Alqamari, M., & Cemda, A. R. (2022). KEANEKARAGAMAN GULMA PADA INTEGRASI KELAPA SAWIT DENGAN PADI SAWAH. Jurnal Agrotek Tropika, 10(2), 321–328. https://doi.org/10.23960/jat.v10i2.5786