PENGARUH PENAMBAHAN PEPTON DALAM MEMPERCEPAT PERKECAMBAHAN Grammatophyllum stapeliiflorum J.J. Smith SECARA IN VITRO

  • Media Media
    Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas
  • Zozy Aneloi Noli
    Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas
  • Suwirmen Suwirmen
    Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v12i2.6149
Keywords Embrio, Grammatophyllum stapeliiflorum, pepton, perkecambahan
Abstract Views (Last 12 Months)
833 Abstract Views
752 Downloads

Abstract

Grammatophyllum stapeliiflorum termasuk kedalam daftar appendix II CITES. Populasi anggrek ini menurun disebabkan karena aktivitas manusia dan tingkat perkecambahan yang rendah di alam. Teknik kultur jaringan merupakan salah satu solusi perbanyakan anggrek menggunakan biji sebagai sumber eksplan. Pepton merupakan senyawa organik yang bisa meningkatkan perkecambahan dan perkembangan protokorm karena mengandung asam amino, protein biotin, piridoksin, tiamin dan nitrogen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pepton terhadap perkecambahan biji dan perkembangan protokorm G. stapeliiflorum melalui teknik kultur jaringan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Biji yang sudah matang dari kapsul steril ditaburkan pada media MS tanpa pepton sebagai perlakuan kontrol dan dengan penambahan berbagai konsentrasi pepton (0, 5; 1; 1,5; 2; dan 2,5 g/L). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pepton memiliki pengaruh yang signifikan dalam mempercepat perkecambahan. Persentase tertinggi perkecambahan biji (88,59%), pembentukan protokorm (61,02%) dan protokorm yang memiliki SAM dan RAM (22,43%) diamati pada media MS yang mengandung 2 g/L pepton.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2024-03-22
How to Cite
Media, M., Noli, Z. A., & Suwirmen, S. (2024). PENGARUH PENAMBAHAN PEPTON DALAM MEMPERCEPAT PERKECAMBAHAN Grammatophyllum stapeliiflorum J.J. Smith SECARA IN VITRO. Jurnal Agrotek Tropika, 12(2), 357–364. https://doi.org/10.23960/jat.v12i2.6149