RESPON PERTUMBUHAN DAN PEMBUNGAAN ANGGREK DENDROBIUM SALAYA PINK TERHADAP BEBERAPA JENIS PUPUK

  • Fatimatuz Zuhro
    Universitas PGRI Argopuro Jember
  • Lila Maharani
    Universitas PGRI Argopuro Jember
  • Hasni Ummul Hasanah
    Universitas PGRI Argopuro Jember
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v12i2.6509
Keywords Kata Kunci, Anggrek, Dendrobium, Jenis Pupuk, Pembungaan, Pertumbuhan.
Abstract Views (Last 12 Months)
1060 Abstract Views
736 Downloads

Abstract

Anggrek dendrobium merupakan salah satu jenis tanaman hias yang terkenal dengan keanekaragaman jenis dan keindahan bunganya. Pembungaan merupakan hal terpenting yang diharapkan dalam proses budidaya anggrek. Ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap proses pembungaan pada anggrek, di antaranya adalah jenis pupuk yang diberikan selama perawatan anggrek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa jenis pupuk terhadap pertumbuhan dan pembungaan anggrek dendrobium Salaya Pink. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 4 perlakuan jenis pupuk dan 8 ulangan. Beberapa perlakuan dalam penelitian ini antara lain; (1) Kontrol (tanpa pemupukan),  (2). Pupuk Kimia (Osmocote Dekastar), (3). Pupuk Organik Pabrikan (Nutrigan), dan (4). Pupuk Ekoenzim. Parameter penelitian yang diamati, antara lain; jumlah daun, jumlah bulb, dan jumlah tanaman berbunga. Data hasil penelitian dianalisis Anova dengan uji lanjut Duncan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis pupuk berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Pupuk organik pabrikan (Nutrigan) dan pupuk Ekoenzim memberikan pengaruh terbaik terhadap jumlah daun, sedangkan pupuk Ekoenzim memberikan pengaruh terbaik terhadap jumlah bulb dan jumlah tanaman berbunga.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2024-03-21
How to Cite
Zuhro, F., Maharani, L., & Hasanah, H. U. (2024). RESPON PERTUMBUHAN DAN PEMBUNGAAN ANGGREK DENDROBIUM SALAYA PINK TERHADAP BEBERAPA JENIS PUPUK. Jurnal Agrotek Tropika, 12(2), 293–299. https://doi.org/10.23960/jat.v12i2.6509