SIMULASI PRODUKSI TANAMAN PADI MENGGUNAKAN DSSAT DI KABUPATEN SIDOARJO, JAWA TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.23960/jat.v12i1.6825
Abstract View: 1125
Keywords:
DSSAT, model, produksi padi, simulasiAbstract
Padi merupakan komoditas tanaman pangan penghasil beras sebagai makanan pokok yang digantikan oleh bahan pokok lain. Produksi tanaman padi dalam kurun waktu selama 2 (dua) tahun yaitu tahun 2020 dan tahun 2021 terjadi penurunan produksi padi 0,43 %. Perangkat lunak DSSAT (Decision Support System for Agrotechnology Transfer) mendasari beberapa faktor yaitu manajemn penanaman, tanah, dan iklim dapat digunakan untuk merencanakan alternatif strategi penanaman, penggunaan tanah dan pengelolahan air agar dapat diantisipasi terjadinya penurunan produksi padi di tahun berikutnya. Prediksi potensi produksi padi merupakan informasi yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pengambilan kebijakan berkaitan dengan perencanaan penanaman padi agar produksi meningkat setiap tahun. Tahapan penelitian ini meliputi (1) Pengambilan sample tanah, setiap wilayah 3 (tiga) titik pengamatan pada kedalaman 0-20 cm dan 20-40 cm untuk dianalisa di laboratorium, (2) pengumpulan data manajemen penanaman dan (3) menjalankan perangkat lunak DSSAT dengan memasukkan data sifat tanah, iklim, dan manajemen penanaman, (4) validasi data, untuk menguji perbedaan antara hasil simulasi prediksi panen tanaman padi menggunakan perangkat lunak DSSAT dengan hasil panen padi aktual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keakuratan penggunaan perangkat lunak DSSAT dalam memprediksi produksi padi. Kesimpulan penelitian ini bahwa perbandingan produksi padi hasil simulasi perangkat lunak DSSAT dengan produksi padi aktual di wilayah kecamatan Buduran dan Wonoayu, keduanya tidak berbeda nyata artinya penggunaan perangkat lunak DSSAT untuk prediksi produksi padi di wilayah tersebut diperbolehkan.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Jurnal Agrotek Tropika (JAT) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The copyright holder is the author. Authors publishing under any license allowed by the journal retain the copyright and full publishing rights without restrictions.
The Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) license allows users to copy, distribute, and adapt the work, even for commercial purposes, as long as proper attribution is given to the original creator. This is a highly flexible license that encourages widespread dissemination and use of creative works, supporting innovation and collaboration across various fields.








