TOKSISITAS CAMPURAN MINYAK ATSIRI BIJI JARAK PAGAR DAN SERAI WANGI TERHADAP Callosobruchus chinensis

  • Sigit Ardiansyah
    Politeknik Negeri Lampung
  • Ni Siluh Putu Nuryanti
    Politeknik Negeri Lampung
  • Anung Wahyudi
    Politeknik Negeri Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v12i3.6840
Keywords Callosobruchus chinensis, jarak pagar, serai wangi, toksisitas
Abstract Views (Last 12 Months)
958 Abstract Views
996 Downloads

Abstract

Callosobruchus chinensis L. merupakan hama gudang yang dapat menurunkan kualitas dan kuantitas produksi kacang hijau. Biasanya pengendalian C. chinensis dengan insektisida kimia, namun cara tersebut dapat menyebabkan masalah lingkungan dan risiko keamanan pangan. Sehingga, perlu pengadaan insektisida alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan yaitu menggunakan insektisida nabati. Biji jarak pagar dan serai wangi memiliki potensi yang besar sebagai insektisida nabati. Penelitian bertujuan untuk menguji toksisitas, penghambatan peneluran dan sifat interaksi ekstrak campuran biji jarak pagar dan serai wangi dalam berbagai rasio sebagai insektisida nabati terhadap hama C.  chinensis pada biji kacang hijau. Metode penelitian meliputi perbanyakkan C. chinensis, pembuatan ekstrak, formulasi insektisida nabati, uji toksisitas ekstrak tunggal dan campuran, uji penghambatan peneluran, dan uji kompatibilitas ekstrak campuran. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa toksisitas ekstrak campuran biji jarak pagar dan serai wangi pada rasio 2 : 1 lebih toksik daripada rasio 1 : 2 dan 1 : 1. Ekstrak campuran biji jarak pagar dan serai wangi pada rasio 2 :1 dengan konsentarsi 1%  mampu menghambat peneluran sebesar 100%, Sifat Interaksi ekstrak campuran biji jarak pagar dan serai wangi terhadap C. chinensis terbaik pada rasio 2:1, sifat interaksi pada LC50 sinergi kuat dan pada LC95 sinergi lemah.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2024-09-30
How to Cite
Ardiansyah, S., Nuryanti, N. S. P., & Wahyudi, A. (2024). TOKSISITAS CAMPURAN MINYAK ATSIRI BIJI JARAK PAGAR DAN SERAI WANGI TERHADAP Callosobruchus chinensis. Jurnal Agrotek Tropika, 12(3), 599–607. https://doi.org/10.23960/jat.v12i3.6840