PENGARUH PEMBERIAN POLYACRYLAMIDE DAN DOLOMIT TERHADAP INDEKS DISPERSI
DOI:
https://doi.org/10.23960/jat.v11i3.7528
Abstract View: 1380
Keywords:
Polyacrylamide dan dolomit, agregat tanah, indeks dispersiAbstract
Dispersi dimengerti sebagai pemisahan partikel tanah sehingga membuat suatu agregat tanah menjadi tidak mantap. Kemantapan agregat tanah dapat didefinisikan sebagai kemampuan tanah untuk bertahan terhadap gaya-gaya yang akan merusaknya. Agregat tanah yang mantap akan mempertahankan sifat-sifat tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman, seperti porositas yang baik dan ketersediaan air yang lebih lama dibandingkan dengan agregat tanah tidak mantap. Sehingga pada penelitian ini dilakukan pemberian Polyacrylamide PAM dan dolomit dengan tujuan menahan terjadinya pendispersian dan memperbaiki sifat fisika tanah. Penelitian ini dilakukan di laboratorium ilmu tanah fakultas pertanian universitas lampung pada bulan September 2018 sampai Oktober 2018. Penelitian dilakukan dengan cara memasukkan 1 kg tanah ke polybag dan diulang sebanyak 4 kali dan diberi PAM dan Dolomit dengan Dosis 1,5 gram/liter sampai 3,5 gram/liter. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 4 ulangan pada setiap percobaan. Metode yang digunakan dalam perhitungan indeks dispersi ialah metode hydrometer dengan mengukur tekstur tanah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PAM dan Dolomit tidak berbeda nyata dalam menekan terjadinya pendispersian.Downloads
Download data is not yet available.
Downloads
Published
2023-09-11
How to Cite
Novaldho, R. S., Afandi, A., Setiawati, A. R., & Banuwa, I. S. (2023). PENGARUH PEMBERIAN POLYACRYLAMIDE DAN DOLOMIT TERHADAP INDEKS DISPERSI. Jurnal Agrotek Tropika, 11(3), 515–519. https://doi.org/10.23960/jat.v11i3.7528
Issue
Section
Articles
License
Jurnal Agrotek Tropika (JAT) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The copyright holder is the author. Authors publishing under any license allowed by the journal retain the copyright and full publishing rights without restrictions.
The Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) license allows users to copy, distribute, and adapt the work, even for commercial purposes, as long as proper attribution is given to the original creator. This is a highly flexible license that encourages widespread dissemination and use of creative works, supporting innovation and collaboration across various fields.








