PENGARUH EKSTRAK RIMPANG TEMU IRENG, DAUN KELOR DAN STREPTOMYCES SP. TERHADAP PERKECAMBAHAN SPORA PERONOSCLEROSPORA SP. DAN DAN KETERJADIAN PENYAKIT BULAI JAGUNG

  • Erni Aslinda
    Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Titik Nur Aeny
    Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Joko Prasetyo
    Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Sudiono Sudiono
    Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Suskandini Ratih Dirmawati
    Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v11i3.7676
Keywords Bulai, daun kelor, ekstrak, rimpang temu ireng, Peronosclerospora sp., Streptomyces sp.
Abstract Views (Last 12 Months)
790 Abstract Views
606 Downloads

Abstract

Penggunaan fungisida nabati dan agen pengendali hayati merupakan satu alternatif dalam pengendalian penyakit bulai pada tanaman jagung.  Ekstrak rimpang temu ireng, daun kelor dan bakteri Streptomyces sp. dilaporkan memiliki kandungan senyawa yang perpotensi sebagai antijamur.  Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh ekstrak rimpang temu ireng dan daun kelor terhadap perkecambahan spora Peronosclerospora sp., intensitas penyakit bulai dan pertumbuhan tanaman jagung, dan (2) mengetahui pengaruh interaksi antara ekstrak tanaman dengan Streptomyces sp. terhadap intensitas penyakit bulai dan pertumbuhan tanaman jagung.  Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok yang disusun dalam faktorial.  Faktor pertama merupakan jenis ekstrak tanaman (tanpa ekstrak, ektrak temu ireng, ekstrak daun kelor) dan faktor kedua adalah jenis isolat Srteptomyces sp. (tanpa Streptomyces, isolat I1, dan isolat i18) sehingga terdapat 9 perlakuan.  Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang temu ireng dan daun kelor berpengaruh nyata dalam menghambat perkecambahan spora Peronosclerospora sp., memperpanjang masa inkubasi, menekan intensitas penyakit bulai dan meningkatkan pertumbuhan tanaman jagung.  Interaksi antara ekstrak tanaman dan  isolat Streptomyces sp. hanya perpengaruh nyata dalam memperpanjang masa inkubasi penyakit bulai tanaman jagung.  Ekstrak tanaman dapat menekan intensitas penyakit bulai dan pertumbuhan tanaman jagung sedangkan Streptomyces tidak berpengaruh.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2023-08-22
How to Cite
Aslinda, E., Aeny, T. N., Prasetyo, J., Sudiono, S., & Dirmawati, S. R. (2023). PENGARUH EKSTRAK RIMPANG TEMU IRENG, DAUN KELOR DAN STREPTOMYCES SP. TERHADAP PERKECAMBAHAN SPORA PERONOSCLEROSPORA SP. DAN DAN KETERJADIAN PENYAKIT BULAI JAGUNG. Jurnal Agrotek Tropika, 11(3), 409–418. https://doi.org/10.23960/jat.v11i3.7676