INDEKS NILAI PENTING VEGETASI PAKU-PAKUAN DI KAWASAN HUTAN RAKYAT DESA TERNADI DAN TAWANGREJO, KECAMATAN DAWE, KABUPATEN KUDUS
Abstract
Hutan rakyat memiliki peran penting sebagai penyedia jasa ekosistem dan habitat berbagai jenis tumbuhan bawah, termasuk paku-pakuan (Pteridophyta), yang berperan dalam menjaga kestabilan tanah dan siklus hara. Namun, informasi mengenai komposisi, keanekaragaman, dan sebaran paku-pakuan di kawasan hutan rakyat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan sebaran vegetasi paku-pakuan berdasarkan Indeks Nilai Penting (INP) di kawasan hutan rakyat Desa Ternadi dan Tawangrejo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Penelitian dilaksanakan pada September–Oktober 2023 menggunakan metode transek kuadrat dengan teknik penentuan lokasi secara purposive sampling. Lokasi pengambilan sampel dibagi berdasarkan tiga tingkat ketinggian tempat. Setiap petak berukuran 20 m × 20 m, dengan 10 petak pada setiap jalur transek. Parameter yang diamati meliputi kerapatan relatif (KR), frekuensi relatif (FR), dominansi penutupan relatif (CR), indeks nilai penting (INP), dan indeks keanekaragaman (H’). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 20 jenis paku-pakuan di lokasi penelitian. Berdasarkan Tabel 1, Dryopteris affinis memiliki INP tertinggi di Desa Tawangrejo, sedangkan Cystopteris fragilis memiliki INP tertinggi di Desa Ternadi, yang menunjukkan peran dominan masing-masing spesies dalam komunitas paku-pakuan setempat. Nilai indeks keanekaragaman per spesies relatif rendah, dengan nilai tertinggi ditunjukkan oleh Cystopteris fragilis, terutama di Desa Ternadi. Hasil penelitian ini memberikan informasi dasar mengenai struktur dan peranan paku-pakuan sebagai bagian dari kekayaan hayati di kawasan hutan rakyat.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
