PEMECAHAN DORMANSI BENIH KOPI LIBERIKA (Coffea liberica) MENGGUNAKAN EKSTRAK ECENG GONDOK
Abstract
Perbanyakan yang dipakai oleh petani kopi sejauh ini adalah perbanyakan secara generatif. Permasalahan yang sering terjadi dalam budidaya kopi secara generatif adalah dormansi biji. Lamanya proses perkecambahan tentu berimbas pada penyediaan bibit, untuk itu perlu
diatasi dengan perendaman ZPT. Eceng gondok adalah salah satu tumbuhan yang bisa
dijadikan sumber hormon giberelin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan
perlakuan lama perendaman benih kopi dalam ekstrak eceng gondok yang efektif pada
pematahan dormansi benih kopi liberika. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan
rancangan acak lengkap, terdiri dari 4 taraf perlakuan lama perendaman yaitu: P0= Air selama
24 jam (kontrol), P1= Ekstrak akar eceng gondok selama 12 jam, P2= Ekstrak akar eceng
gondok selama 24 jam, P3= Ekstrak akar eceng gondok selama 36 jam. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa lama perendaman benih kopi liberika dalam ekstrak eceng gondok
berpengaruh nyata terhadap pemecahan dormansi benih kopi seperti: saat muncul kecambah 50%, saat pecahnya kotiledon 50%, daya kecambah, kecepatan berkecambah. Lama
perendaman benih kopi dalam ekstrak eceng gondok yang paling efektif adalah perendaman
selama 24 jam.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
