PERBANDINGAN DAYA HAMBAT Trichoderma sp. DAN FUNGISIDA TERHADAP JAMUR PATOGEN PADI SECARA IN VITRO

  • Susiana Purwantisari
    Diponegoro University
  • Vani Nur Arifah
    Diponegoro University
  • Aurell Belva Kirana
    Diponegoro University
  • Riana Nurul Haya
    Diponegoro University
  • Siti Nur Jannah
    Program Studi Bioteknologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro
  • Rido Baharudin Ar Rasyid
    Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v14i1.8677
Keywords Pathogen, rice, fungi, antagonist, fungicide
Abstract Views (Last 12 Months)
319 Abstract Views
433 Downloads

Abstract

Penyakit pada tanaman padi yang disebabkan oleh Nigrospora oryzae, Pyricularia oryzae, dan Cercospora oryzae menjadi ancaman serius bagi produktivitas pertanian. Penggunaan fungisida kimia berisiko menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, sehingga diperlukan alternatif yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi patogen penyebab penyakit padi serta mengevaluasi efektivitas Trichoderma sp. sebagai agen hayati dalam menghambat pertumbuhan patogen secara in vitro. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis daya hambat fungisida sintetis (Amistartop) terhadap patogen yang sama dan membandingkan efektivitasnya dengan Trichoderma sp. sebagai solusi pengendalian penyakit padi yang berkelanjutan. Isolasi patogen dilakukan menggunakan media PDA, sementara uji postulat Koch digunakan untuk mengonfirmasi patogenisitas isolat. Uji antagonisme dilakukan dengan metode dual culture untuk menilai daya hambat Trichoderma sp. terhadap ketiga patogen. Hasil isolasi menunjukkan bahwa ketiga patogen berhasil diperoleh, dan uji postulat Koch mengonfirmasi sifat patogenik N. oryzae, P. oryzae, dan C. oryzae terhadap tanaman padi. Hasil uji antagonisme menunjukkan bahwa Trichoderma sp. mampu menghambat pertumbuhan P. oryzae sebesar 84,62%, N. oryzae sebesar 43%, dan C. oryzae sebesar 26%. Mekanisme penghambatan melibatkan kompetisi ruang dan nutrisi serta antibiosis, yang ditandai dengan zona bening dan produksi pigmen kuning. Analisis efektivitas menunjukkan bahwa daya hambat Trichoderma sp. tidak berbeda nyata dengan fungisida kimia (p > 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa Trichoderma sp. memiliki efektivitas yang sebanding dengan fungisida sintetis dan berpotensi sebagai agen hayati dalam sistem pertanian berkelanjutan, sehingga dapat menjadi alternatif ramah lingkungan dalam pengendalian penyakit padi.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2026-02-28
How to Cite
Purwantisari, S., Arifah, V. N., Kirana, A. B., Haya, R. N., Nur Jannah, S. ., & Baharudin Ar Rasyid, R. . (2026). PERBANDINGAN DAYA HAMBAT Trichoderma sp. DAN FUNGISIDA TERHADAP JAMUR PATOGEN PADI SECARA IN VITRO . Jurnal Agrotek Tropika, 14(1), 24–37. https://doi.org/10.23960/jat.v14i1.8677