PENINGKATAN PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI DENGAN PEMANFAATAN Bacillus spp.
Abstract
Padi merupakan tanaman pangan penting di Indonesia dan menjadi sumber karbohidrat utama bagi sebagian besar penduduk. Namun, produktivitas nasional saat ini belum mampu memenuhi permintaan, sehingga Indonesia masih bergantung pada impor beras. Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas padi adalah melalui pemanfaatan Bacillus spp. yang diketahui mampu merangsang pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh isolat Bacillus spp. terbaik yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan delapan perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan terdiri atas satu kontrol dan tujuh isolat Bacillus spp., yaitu: (1) B. waihenstephanensis strain RBTLL 3.2, (2) B. cereus strain MRDKBTE 1.3, (3) B. subtilis strain MRTDUMBE 3.2.1, (4) B. thuringiensis strain MRSNRZ 3.1s, (5) B. cereus strain MRPLUMBE 1.3, (6) B. mycoides strain MRBPBT 2.1, (7) B. mycoides strain MRSNUMBE 2.2, dan (8) kontrol. Isolat Bacillus spp. diaplikasikan dalam dua tahap, yaitu pada benih padi dan pada bibit padi berumur 21 hari setelah semai (hss). Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat B. cereus strain MRPLUMBE 1.3 merupakan isolat terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan pada fase bibit, vegetatif, generatif, serta hasil produksi tanaman padi.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
