PENGARUH GROW LIGHT DAN FITOHORMON ALAMI TERHADAP KANDUNGAN PROKSIMAT MICROGREEN KACANG TUNGGAK
Abstract
Microgreen kacang tunggak merupakan sayuran kaya nutrisi dan fitokimia seperti kandungan proksimat. Menanam microgreen merupakan salah satu inovasi yang dapat membantu petani untuk memenuhi ketahanan pangan dalam skala rumah tangga. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengevaluasi peran jarak grow light dan fitohormon alami terhadap hasil kandungan proksimat pada microgreen kacang tunggak. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (split plot) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor ke-1, A1= 20 cm, A2= 40 cm dan A3= 60 sedangan faktor ke-2, B0 = akuades, B1 = akuades 50% + air kelapa 50%, B2= akuades 50% + ekstrak bawang merah 50%, B3 = akuades 50% + air kelapa 25% + ekstrak bawang merah 25%. Jarak grow light 40 cm memberikan hasil yang tinggi terhadap kandungan air dan kandungan serat yakni 91.81% dan 4.24%, sedangkan penggunaan jarak grow light 60 cm memberikan hasil yang tinggi terhadap kandungan abu dan protein yakni 2.03% dan 3.75% dan penggunaan jarak grow light 20 cm memberikan hasil yang tinggi terhadap kandungan karbohidrat yakni 3.71%. Penggunaan akuades 50% + air kelapa 50% memberikan pengaruh hasil terbaik terhadap parameter kandungan abu (2.13%), kandungan lemak (0.28%), kandungan protein (3.80%) dan kandungan karbohidrat (3.34%) apabila di kombinasikan jarak grow light dan fitohormon alami tidak ada yang diunggulkan karena masing-masing parameter menghasilkan hasil proksimat yang tinggi dengan perlakuan yang berbeda.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
