KARAKTERISTIK DAN PRODUKTIVITAS SAGU TANA LUWU
Abstract
Produktivitas sagu masih rendah karena secara umum populasi sagu masih berupa hutan,
belum ada sentuhan teknologi budidaya, dan jenis sagu dalam satu hamparan masih
beragam. Salah satu daerah penghasil sagu terbesar pada masa lalu adalah Provinsi Sulawesi
Selatan, dengan pusat penyebaran sagu di Tana Luwu. Tujuan penelitian adalah mengetahui
karakteristik sagu serta mendapatkan jenis sagu unggul di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi
Sulawesi Selatan. Penelitian dilakukan melalui observasi populasi sagu, mengamati
morfologi tanaman, dan mengukur produksi pati. Hasil observasi ditemukan dua jenis sagu
yaitu tidak berduri dan berduri. Jenis sagu yang paling banyak penyebarannya dan
dimanfaatkan adalah sagu tidak berduri. Karakter morfologi batang adalah rata-rata panjang
batang bebas daun 14 m (±3,07 ) dan lingkar batang bawah 162 cm (±12,40). Potensi
produksi pati basah 1.110 kg (± 397) per pohon, dan produksi pati kering 598 kg (+ 178) per
pohon. Kriteria seleksi Rumpun Induk Sagu Terpilih (RIT) sagu Tana Luwu sebagai sumber
benih sagu berdasarkan ciri karakter panjang batang bebas daun di >12 m, dan lingkar
batang bawah >150 cm.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
