PEMANFAATAN TANAMAN SELA CABAI RAWIT PADA TANAMAN LADA BELUM MENGHASILKAN DI LAHAN KERING MASAM LAMPUNG

  • Rismawita Sinaga
    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)/ National Research and Innovation Agency
  • Danarsi Diptaningsari
    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)/ National Research and Innovation Agency
  • Nila Wardani
    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)/ National Research and Innovation Agency
  • Robet Asnawi
    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)/ National Research and Innovation Agency
  • Ratna Wylis Arief
    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)/ National Research and Innovation Agency
  • Dewi Mustikawati
    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)/ National Research and Innovation Agency
  • Gohan Octora Manurung
    Kementerian Pertanian
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v12i4.9703
Keywords Capsicum frustescens, Tanaman sela, Produksi, Lahan kering masam
Abstract Views (Last 12 Months)
784 Abstract Views
837 Downloads

Abstract

Lada dan cabai merupakan komoditas pertanian yang dihasilkan Provinsi Lampung dengan lahan kering masam yang cukup luas. Pemanfaatan tanaman sela cabai pada tanaman lada yang belum menghasilkan (TBM) berpotensi untuk meningkatkan pendapatan petani. Tujuan studi ini yaitu untuk mengetahui pertumbuhan dan produktivitas tanaman sela cabai pada tanaman lada yang belum menghasilkan dan memperoleh rekomendasi varietas cabai yang adaptif di lahan kering masam Lampung. Penelitian disusun menggunakan rancangan Petak Terbagi (Spit Plot) dan empat ulangan. Sistem tanam sebagai petak utama, terdiri atas sistem tanam tumpang sari lada-cabai dan monokultur cabai. Anak petak yaitu varietas cabai, terdiri atas tiga varietas (Prima Agrihorti, Rabani Agrihorti dan Canon). Hasil studi ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan dan produktivitas tanaman sela cabai pada tanaman lada yang belum menghasilkan tidak berbeda nyata dengan sistem tanam monokultur. Varietas Canon menunjukkan daya hasil yang paling tinggi dengan intensitas serangan kutu kebul dan bekicot paling rendah. Varietas Prima Agrihorti memiliki potensi dan cukup adaptif untuk dikembangkan di lahan kering masam baik secara monokultur maupun tumpang sari lada-cabai.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2025-01-08
How to Cite
Sinaga, R., Diptaningsari, D., Wardani, N., Asnawi, R., Arief, R. W., Mustikawati, D., & Manurung, G. O. (2025). PEMANFAATAN TANAMAN SELA CABAI RAWIT PADA TANAMAN LADA BELUM MENGHASILKAN DI LAHAN KERING MASAM LAMPUNG. Jurnal Agrotek Tropika, 12(4), 1001–1010. https://doi.org/10.23960/jat.v12i4.9703