PERBANDINGAN VARIASI WAKTU FERMENTASI VINASSE DARI LIMBAH INDUSTRI BIOETANOL TERHADAP PRODUKSI TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.)

  • Farah Farah
    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  • Diana Nurani
    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  • Dicky Adihayyu Monconegoro
    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  • R. r. Noorwitri Utami
    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  • Djatmiko Pinardi
    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  • Abdul Wakhid Shodiq
    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  • Ahmad Fauzi
    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v14i1.9777
Keywords vinasse, fermentasi, unsur hara, pertumbuhan, pakcoy
Abstract Views (Last 12 Months)
86 Abstract Views
68 Downloads

Abstract

Vinasse merupakan limbah yang dihasilkan dari proses produksi bioetanol dari limbah pabrik kecap yang berbentuk cair. Karena bersifat asam, limbah cair ini memerlukan metode tertentu untuk dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC). Salah satu metode yang dapat digunakan yaitu fermentasi dengan penambahan Effective Microorganism 4 (EM4). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jenis POC terbaik dan pengaruh NPK dalam memberikan manfaat maksimal bagi pengelolaan limbah industri yang lebih efisien dan meningkatkan hasil pertanian. Metode penelitian terdiri dari tiga tahap yaitu: (1) formulasi POC dengan lama fermentasi 7 dan 14 hari; (2) karakterisasi produk POC dengan pengukuran kandungan unsur hara di laboratorium dan (3) aplikasi POC pada tanaman pakcoy di polybag. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dua faktor yaitu jenis POC dan pupuk NPK. Perlakuan terdiri dari V (vinasse tanpa fermentasi, tanpa NPK); VK (vinasse tanpa fermentasi + NPK); V7 (vinasse fermentasi 7 hari + NPK); V14 (vinasse fermentasi 14 hari + NPK); K (NPK); KN (tanpa NPK, tanpa vinasse) dan diulang sebanyak 6 kali. Hasil penelitian menunjukkan lama fermentasi berpengaruh terhadap kadar C-organik, K2O, pH dan kadar gula, namun tidak berpengaruh terhadap kadar N organik dan P2O5. Perlakuan vinasse yang difermentasi 7 dan 14 hari memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan vegetatif dan produksi tanaman pakcoy. Sebaliknya, pemberian vinasse tanpa fermentasi tidak direkomendasikan karena terlihat menghambat pertumbuhan tanaman.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2026-02-28
How to Cite
Farah, F., Nurani, D., Monconegoro, D. A., Utami, R. r. N., Pinardi, D., Shodiq, A. W., & Fauzi, A. (2026). PERBANDINGAN VARIASI WAKTU FERMENTASI VINASSE DARI LIMBAH INDUSTRI BIOETANOL TERHADAP PRODUKSI TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.). Jurnal Agrotek Tropika, 14(1), 266–279. https://doi.org/10.23960/jat.v14i1.9777