REKAYASA AGROEKOSISTEM PADI SAWAH DENGAN TANAMAN REFUGIA DALAM MENGENDALIKAN HAMA PENGGEREK BATANG PADI DI DESA LIDAH TANAH, KABUPATEN SERDANG BEDAGAI, SUMATERA UTARA
Abstract
Hama penggerek batang padi merupakan hama penting dengan intensitas kerusakan dapat mencapai 90%. Pengelolaan ekosistem melalui rekayasa agroekosistem adalah pilihan pengendalian yang ramah lingkungan dengan konsep pertanian berkelanjutan. Pada penelitian ini dilakukan rekayasa agroekosistem pada tanaman padi di Kabupaten Serdang Bedagai, Kecamatan Perbaungan Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan dengan Rancangan Petak Terpisah (RPT) dengan tanaman refugia Tagetes erecta dan Zinnia sp sebagai petak utama dan varietas padi Ciherang dan Inpari 32 sebagai anak petak dengan ulangan 4 kali. Data dianalisis degan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan jumlah kelompok telur dan serangan penggerek batang padi lebih sedikit pada plot dengan perlakuan refugia yaitu rata-rata kelompok telur 11.5 dan 6.88 dan persentase serangan 2.94 dan 1.66% masing-masing pada plot padi dengan refugia T. erecta dan Zinnia sp dibandingkan pada plot kontrol (tanpa refugia) yaitu rata-rata kelompok telur 19.10 dan serangan penggerek batang padi 20.27% pada pengamatan 6 minggu setelah tanam. Jumlah musuh alami lebih banyak pada plot dengan tanaman refugia dibandingkan plot tanpa refugia. Produksi padi pada plot dengan tanaman refugia menunjukkan hasil yang lebih tinggi yaitu rata-rata 3,00 dan 3,21 kg/plot pada plot dengan refugia T. erecta dan Zinnia SP, sedangkan pada plot kontrol menunjukkan hasil 2,14 kg/plot. Varietas Ciherang dan Inpari 32 menunjukkan renpons yang sama terhadap semua perlakuan. Penanaman refugia T. erecta dan Zinnia sp sebagai rekayasa agroekosistem tanaman padi dapat mengatasi serangan hama penggerek batang padi.
Downloads
