EKSTRAK TOMAT SEBAGAI SUMBER HORMON GIBERELIN DALAM PERANGSANGAN PERTUMBUHAN DAN PEMBUNGAAN TERATAI (Nymphaea sp)
Abstract
Teratai (Nymphaea sp) merupakan bunga yang biasa dipakai untuk menghias kolam. Tanaman
teratai dapat dirangsang pertumbuhan dan pembentukan bunganya dengan hormon Giberelin
(GA3). Ekstrak tomat dapat dijadikan sebagai salah satu sumber hormon Giberelin. Tujuan
penelitian yaitu : 1) mengetahui pengaruh ekstrak tomat sebagai sumber hormon giberelin
terhadap perangsangan pertumbuhan dan pembungaan tanaman teratai; 2) memperoleh
konsentrasi ekstrak tomat yang sesuai sebagai sumber hormon giberelin untuk perangsangan
pertumbuhan dan pembungaan tanaman teratai. Penelitian dilaksanakan di Distrik Honai
Lama II Kabupaten Jayawijaya yaitu pada November 2023 sampai Mei 2024. Rancangan
penelitian menggunakan RAKL (Rancangan Acak Kelompok Lengkap). Perlakuan yang
digunakan terdiri dari tiga taraf konsentrasi ekstrak tomat yaitu tanpa ekstrak tomat (T0),
ekstrak tomat 500 mL per galon (T1), dan ekstrak tomat 1000 mL per galon (T2). Masing-
masing perlakuan diulang tiga kali. Hasil penelitian : 1) pemberian ekstrak tomat sebagai
sumber hormon giberelin (GA3) terhadap perangsangan pertumbuhan dan pembungaan
tanaman teratai berpengaruh signifikan terhadap jumlah daun usia 30, 60, 90 dan 120 HST;
luas daun usia 90 HST; panjang tangkai teratai usia 30, 60, 90 dan 120 HST; jumlah bunga usia
60 HST; bobot segar dan bobot kering tanaman, 2) Konsentrasi ekstrak tomat yang paling
sesuai dalam perangsangan pertumbuhan dan pembungaan tanaman teratai adalah 1000 mL
per galon).
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
