PERFORMA FOTOSINTESIS DAN KONDUKTANSI STOMATA TANAMAN JAGUNG PADA KONDISI CEKAMAN NITROGEN
Abstract
Salah satu unsur hara esensial yang menentukan produktivitas jagung adalah nitrogen, yang berperan dalam proses fotosintesis dan metabolisme tanaman. Namun, kekurangan nitrogen dapat menurunkan aktivitas fotosintesis, transpirasi, dan produktivitas tanaman secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh defisiensi nitrogen terhadap aktivitas fotosintesis tanaman jagung, dengan fokus pada pengukuran kandungan klorofil (SPAD), laju fotosintesis bersih, laju transpirasi, kandungan CO₂ interselular, konduktansi stomata, konduktansi total terhadap uap air, dan konduktansi total terhadap CO₂. Penelitian menggunakan dua perlakuan yaitu pemupukan nitrogen dasar dengan tambahan nitrogen setelah 30 HST, dan perlakuan tanpa penambahan nitrogen. Pengukuran dilakukan menggunakan SPAD meter dan LiCOR 6800 Portable Photosynthesis System pada 35 HST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nitrogen secara signifikan meningkatkan kandungan klorofil dengan nilai SPAD pada perlakuan kontrol sebesar 49.20, dibandingkan 31.64 pada perlakuan tanpa nitrogen (P < 0.001). Selain itu, kandungan CO₂ interselular juga lebih tinggi pada perlakuan kontrol (256.67 µmol mol⁻¹) dibandingkan perlakuan tanpa nitrogen (130.50 µmol mol⁻¹), yang mengindikasikan peningkatan efisiensi fotosintesis. Laju fotosintesis bersih juga secara signifikan lebih tinggi pada perlakuan kontrol (22.08 µmol CO2 m-2 s-1) dibandingkan dengan perlakuan tanpa nitrogen tambahan (14.45 µmol CO2 m-2 s-1). Hal ini menunjukkan, pemberian nitrogen tambahan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan efisiensi fotosintesis melalui peningkatan kandungan klorofil, CO2 interselular, dan laju fotosintesis bersih namun belum secara signifikan memengaruhi laju transpirasi dan regulasi stomata.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
