PENGARUH KOMPOSISI BIOCHAR SEKAM PADI TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KOPI LIBERIKA (Coffea liberica)
Abstract
Kopi merupakan komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi sumber devisa negara. Namun, produksi kopi di Indonesia terus mengalami fluktuasi akibat usia tanaman yang sudah tidak produktif, sehingga perlu dilakukan peremajaan. Keberhasilan peremajaan kopi dapat didukung dengan meningkatkan kualitas bibit melalui penggunaan spesies kopi unggul dan media pembibitan yang baik. Kopi Liberika adalah salah satu spesies kopi unggul dengan kemampuan adaptasi yang baik terhadap cekaman lingkung. Riset ini bertujuan untuk mempelajari pertumbuhan bibit kopi Liberika akibat pemberian biochar sekam padi dengan komposisi yang berbeda. Penelitian ini dilakukan pada Juli hingga Oktober 2024 di Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kelompok. Perlakuan yang diberikan berupa campuran media tanam di polybag dengan komposisi: B0 (100% subsoil), B1 (10% Biochar sekam padi + 90% subsoil), B2 (20% Biochar sekam padi + 80% subsoil), B3 (30% Biochar sekam padi + 70% subsoil), dan B4 (40% Biochar sekam padi + 60% subsoil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi 30% biochar sekam padi + 70% subsoil dapat meningkatkan pertumbuhan bibit kopi Liberika pada setiap variabel pengamatan, kecuali variabel panjang akar dan diameter batang.