Success Rate Of Artificial Insemination Using Honey In Tris-Egg Yolk Dilution In Peanut Goats
Abstract
Downloads
References
Aboagla E. M. E., and Terada, T. 2004. Effects of egg yolk during the freezing step of cryopreservation on the viability of goat spermatozoa. Theriogenology. 62(6): 1160-1172.
Apriem, F., Ihsan, N., dan Poetro, S. B. 2012. Penampilan Reproduksi sapi Peranakan Onggole Berdasarkan Paritas di Kota Probolinggo Jawa Timur. Fakultas Peternakan. Universitas Brawijaya. Malang.
Barozha, D. L. 2015. The Effect of Honey to Motility and Viability Catfish (Pangasius pangasius) Spermatozoa. J. Majority. 4(3).
Effendi, F. I., Wahjuningsih, S., dan Ihsan, M. N. 2015. Pengaruh pengencer Tris Aminomethane kuning telur yang disuplementasi sari kulit Manggis (Garcinia Mangostana) terhadap kualitas semen Sapi Limousin selama penyimpanan suhu dingin 50C. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan. 25(3): 69–79.
Evans, G., and Maxwell, W. M. C. 1987. Salamons Artificial Insemination of sheep and Goat. Butterworth. London
Fatet, A., Teresa, M., Pellicer, R., and Leboeuf, P. 2011. Reproductive cycle of goats. Anim Reprod Sci. 124: 211–219.
Feradis. 2010. Bioteknologi reproduksi pada ternak. Alfabeta. Bandung.
Harris, I. 2007. Upaya peningkatan kualitas kambing lokal melalui grading-up dengan kambing boer ditulis dalam LAPTUNILAPP. Lampung.
Fanani, S., Subagyo , Y.B.P., dan Lutojo. 2013. Kinerja Reproduksi Sapi Perah Peranakan Friesian Holstein (PFH) di Kecamatan Pudak, Ponorogo. Fakultas Kabupaten Pertanian. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Jainudeen, M. R. and E. S. E., Hafez. 2008. Cattle and buffalo. Dalam Reproduction in farm animals. 7 th edition edited by Hafez E. S. E. Lippincott Williams & Wilkins. Maryland. J. Ilmu-Ilmu Peternakan. 24 (3): 1 – 8.
Kulaksiz, R., Cebi, C., Akcay, E., and Daskin, A. (2010). The protective effect of egg yolk from different avian species during the cryopreservation of Karayaka ram semen. Small Ruminant Research. 88(1): 12–15. https://doi.org/10.1016/j.smallrumres.2009.11.014
Kurniasih, N. N., Fuah, A. M. dan Priyanto, R. 2013. Karakteristik reproduksi dan perkembangan populasi kambing Peranakan Etawah di lahan pasca galian pasir. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan. 1(3):132-137
Kusumawati, E. D., Susilawati, T., Isnaini, N., Rahayu, S., Yekti, A. P. A., Kuswati, K., Ridhowi, A., and Rahadi, S. 2019. Artificial Insemination using liquid sperm Filial Ongole Bull after sexed with different methods. Journal of Physics: Conference Series. 1375 (2019) 012019: 2.
Murtaza, A., Khan, M., Abbas, M., Hameed, N., Ahmad, W., Mohsin, I., and Tahir, M. 2020. Optimal Timing of Artificial Insemination and Changes in Vaginal Mucous Characteristics Relative to The Onset of Standing Estrus In Beetal Goats. Animal Reproduction Science. 213: 106249.
Ngangi, L. R. 2002. Efektivitas lama pemberian implan progesteron intravaginal dan waktu inseminasi terhadap penampilan reproduksi kambing peranakan Etawah. Tesis program pascasarjana Institut Pertanian Bogor.
Pusat Perlebahan APIARI Pramuka. 2007. Lebah Madu Cara Beternak & Pemanfaatannya. Jakarta. Penebar Swadaya.
Ridlo, M. R., Ummami, R., Dalimunthe, N. W. Y., Ramandani, D., Prihanani, N. I., Andityas, M. dan Widi, T. S. M. 2018. Profil Vulva dan Suhu Tubuh Kambing Peranakan Etawa Pada Sinkronisasi Estrus Menggunakan Medroxy Progesterone Acetate dan Suplementasi Zinc (Zn). Jurnal Nasional Teknologi Terapan. 2(2): 198-211.
Riyadhi, M., Rizal, M., dan Wahdi, A. 2017. Diseminasi Teknologi Inseminasi Buatan Menggunakan Semen Kambing Peranakan Etawa (PE) dengan Pengencer Air Kelapa Muda dan Kuning Telur di Kecamatan Bati Bati Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Jurnal Panrita Abdi. 1(2): 125-130
Santoso, Amrozi, Purwantara, B., dan Herdis. 2014. Gambaran ultrasonografi ovarium kambing kacang yang disinkronisasi dengan hormon prostaglandin F2 alfa (PGF2) dosis tunggal. J. Ked. Hewan. 8(1): 38-42.
Sianturi, Saili, T., dan Nafiu, L. O. 2016. Karakteristik Spermatozoa Sapi Bali Setela Sexing Menggunakan Metode Kolom Albumin Dengan Lama Waktu Sexing Yang Berbeda. Jitro. 3(1): 74.
Susilawati, T. 2011. Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Dengan Kualitas and Deposisi Semen Yang Berbeda Pada Sapi Peranakan Ongole. J. Ilmu-Ilmu Peternakan. 24 (3):1– 8.
Situmorang, P. 2002. Pengaruh kolesterol terhadap daya hidup dan fertilitas spermatozoa sapi. JITV. 7(4): 251-258.
Siregar, T. N., Riady, G., Al Azhar, Budiman, H. dan Armansyah, T. 2010. Pengaruh pemberian prostaglandin F2 alfa terhadap tampilan reproduksi kambing lokal. J Medika Vet. 1(2): 61-65.
Syafruddin, T. N., Siregar, Herrialfian, Armansyah, T., Sayuti, A. dan Roslizawati, 2011. Efektivitas pemberian ekstrak vesikula seminalis terhadap persentase berahi dan kebuntingan pada kambing lokal. Jurnal Kedokteran Hewan.
Tambing, N. S., Gazali, M., dan Purwantara, B. 2001. Pemberdayaan teknologi inseminasi buatan pada ternak kambing. Wartazoa. Vol.11 No.1. 13 (2):18
Zaenuri, L. A., Sumadiasa, I. W. L., dan Rodiah, R. 2022. Upaya Peningkatan produktifitas Kambing Melalui Persilaangan Kambing Lokal dengan Kambing Boer di Desa Cendi Manik Kecamatan Sekotong Tengah. Jurnal Abdi Insani. 9(2): 618–626.



















