PENGENALAN AGENSIA HAYATI UNTUK MENGENDALIKAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PEPAYA
Abstract
Downloads
References
FAO. 2020. Integrated pest management: Sustainable approach to pest control. Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Herlinda, S., Sari, A. D., & Nurtika, N. 2016. Pengaruh aplikasi Trichoderma spp. terhadap pertumbuhan tanaman dan serangan patogen tular tanah. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika. 16(2): 125–132.
Kurniawati, H., & Suryanto, D. 2014. Efektivitas Bacillus thuringiensis terhadap larva Spodoptera litura pada berbagai waktu aplikasi. Jurnal Proteksi Tanaman. 22(1): 45–52.
Maisarah, A.M., Nurul Amira, B., Asmah R., and Fauziah O. 2013.Antioxidant analysis of different parts of Carica papaya. International Food Research Journal. 20(3): 1043-1048.
Sastrosiswojo, S. 2003. Pengendalian hama terpadu pada tanaman sayuran. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura.
Suprapta, D. N. 2001. Mikroba antagonis sebagai agensia hayati: prinsip dan aplikasinya dalam pengendalian penyakit tanaman. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia. 7(1): 1–7.
Sulistyowati, E., Purnomo, D., & Hidayat, W. 2015. Interaksi antara agensia hayati dan pestisida terhadap pengendalian penyakit tanaman. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. 20(2): 89–95.
Widjayanto, D. W., Siregar, M. R., & Widyastuti, M. E. 2012. Pengaruh aplikasi Trichoderma sp. terhadap intensitas serangan patogen tular tanah. AgroLife, 1(1): 40–45.


