PELATIHAN PENANGANAN PASCAPANEN UBI KAYU DAN PENGOLAHAN MOCAF DI KECAMATAN ADILUWIH, KABUPATEN PRINGSEWU

  • David Chandra
    Jurusan Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Puspita Yuliandari
    Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Sugeng Prayitna Harianto
    Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • R.A. Diana Widyastuti
    Jurusan Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Qudus Sabha Adhinugraha
    Jurusan Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Rizal Nazarrudin
    Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung
  • Purnomo
    Jurusan Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Eni Nurhayati
    Desa Waringinsari Timur, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Lampung
  • Brilian Hikam
    Mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode 1 tahun 2026
  • Rafika Indi Qut Ratuain
    Mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode 1 tahun 2026
  • Cindy Aulia Agustin
    Mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode 1 tahun 2026
  • Fany Azzahra
    Mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode 1 tahun 2026
  • Ilham Kurnia Hamdani
    Mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode 1 tahun 2026
  • Muhammad Fachri Alisufi
    Mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode 1 tahun 2026
  • Priyandita Wulandari
    Mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode 1 tahun 2026
  • Rizky Pramudita
    Mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode 1 tahun 2026
  • Zahra Aulia Nafisa
    Mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode 1 tahun 2026
  • Jelita Ovi Amelia
    Mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode 1 tahun 2026
DOI: https://doi.org/10.23960/jpfp.v5i1.12934
Abstract Views (Last 12 Months)
39 Abstract Views
46 Downloads

Abstract

Ubi kayu memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk pangan bernilai tambah, seperti tepung mocaf (modified cassava flour). Namun, pengetahuan masyarakat mengenai penanganan pascapanen ubi kayu dan pengolahan mocaf masih terbatas. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian di Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, melalui penyampaian materi, diskusi, dan praktik pembuatan chip ubi kayu sebagai bahan baku mocaf guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta setelah pelatihan, ditunjukkan dengan meningkatnya nilai post-test dibandingkan pre-test. Sebelum kegiatan, sebagian besar peserta memiliki tingkat pemahaman rendah, sedangkan setelah pelatihan mayoritas peserta memperoleh nilai tinggi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis teori dan praktik efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penanganan pascapanen ubi kayu dan pengolahan mocaf. Pengabdian ini diharapkan dapat mendukung pengembangan mocaf sebagai produk pangan lokal unggulan dan meningkatkan nilai tambah komoditas ubi kayu di masyarakat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.
Published
2026-05-25
How to Cite
Chandra, D., Yuliandari, P. ., Harianto, S. P., Widyastuti, R. D., Adhinugraha, Q. S., Nazarrudin, R. ., Purnomo, Nurhayati, E. ., Hikam, B. ., Ratuain, R. I. Q. ., Agustin, C. A. ., Azzahra, F. ., Hamdani, I. K. ., Alisufi, M. F. ., Wulandari, P. ., Pramudita, R. ., Nafisa, Z. A. ., & Amelia, J. O. . (2026). PELATIHAN PENANGANAN PASCAPANEN UBI KAYU DAN PENGOLAHAN MOCAF DI KECAMATAN ADILUWIH, KABUPATEN PRINGSEWU. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 5(1), 155–165. https://doi.org/10.23960/jpfp.v5i1.12934