Pengembangan Pertanian Frontier di Desa Sidokaton, Kecamatan Gisting, Tanggamus

  • Rusdi Evizal
    Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Setyo Widagdo
    Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Sri Yusnaini
    Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Solikhin Solikhin
    Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Suskandini Ratih Dirmawati
    Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Nyimas Sadiyah
    Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Sugiatno Sugiatno
    Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Agus Karyanto
    Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Fembriarti Erry Prasmatiwi
    Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/jpfp.v2i1.6831
Abstract Views (Last 12 Months)
429 Abstract Views
299 Downloads

Abstract

Gisting merupakan representasi wilayah pertanian frontier, antara pedesaan padat penduduk dan gunung berupa hutan lindung, yang merupakan sentra produksi sayur, ternak, kopi, dan pariwisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yang dilaksanakan di Desa Sidokaton, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani Tanggamus Handayani dalam memahami pengembangan pertanian frontier dan agroforestry untuk peningkatkan produktivitas lahan dan pengembangan agrowisata menuju desa wisata. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan tatap muka, Focus Group Discussion (FGD), pendampingan penguatan kelompok, serta anjangsana dan anjangkarya. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa anggota PERMA AGT Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Pengabdian ini dapat berjalan lancer dengan skore partisipasi 10 (skor 0-15) dan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengembangan sistem usahatani pertanian dan agroforestry di wilayah frontier desa dan hutan lindung pegunungan serta pengembangan agrowisata dengan skore 38 (dari 0-50) yang berkategori baik.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

References

A’inun, F., H. Krisnani, dan R.S. Darwis. 2015. Pengembangan desa wisata melalui konsep community base tourism. Prosiding KS: Riset dan PKM 2(3): 341-444.

BPS Kab. Tanggamus. (2022). Kabupaten Tanggamus dalam Angka 2021. In Kabupaten Tanggamus Dalam Angka 2022.

BPS Provinsi Lampung. (2022). Provinsi Lampung Dalam Angka 2022. In Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.

Evizal, R., Pujisiswanto, H., Utomo, S. D., Warganegara, H. A., Prasmatiwi, F. E., & Sadiyah, N. 2022. Pengembangan klon unggul dan diversifikasi usaha perkebunan kopi rakyat di Sekincau, Lampung Barat. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 1(1), 11–20.

Khoirunnisa, A., Haryono, D., & Nugraha, A. (2013). Analisis Pendapatan dan Pengamblan Keputusan Dalam Menentukan Tanaman Sayuran Unggulan di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Jurnal Ilmu Ilmu Agribinis, 1(2), 98–104.

Septiadi, D., & Nursan, M. (2020). Optimasi Produksi Usaha Tani Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan. Jurnal Agrifo, 5(2), 87–96.

Susfenti, E.M. 2016. Pengembangan desa wisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism – CBT) di Desa Sikajadi Kecamatan Carita. Lembaran Masyarakat: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam 2(1): 73-86.

Cover
Published
2023-03-30
How to Cite
Evizal, R., Widagdo, S., Yusnaini, S., Solikhin, S., Dirmawati, S. R., Sadiyah, N., Sugiatno, S., Karyanto, A., & Prasmatiwi, F. E. (2023). Pengembangan Pertanian Frontier di Desa Sidokaton, Kecamatan Gisting, Tanggamus. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 2(1), 256–264. https://doi.org/10.23960/jpfp.v2i1.6831