Identifikasi Faktor Internal dan Eksternal Pengembangan Kawasan Tembakau 2015-2022 di Kabupaten Pesawaran

  • Moh Muhaemin
    Universitas Lampung
  • OKtora Susanti
    Lampung University
  • Henky Mayaguezz
    Universitas Lampung
  • Muhammad Khaliqul Amin
    Universitas Lampung
  • Siti Hudaidah
    Universitas Lampung
  • Eko Effendi
    Universitas Lampung
  • Anma Hari Kusuma
    Universitas Lampung
  • Muhammad Gilang Ramadhan
    Universitas Lampung
  • Almira Lahay
    Universitas Lampung
  • Erna Rochana
    Universitas Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/jpfp.v2i2.7333
Keywords Tembakau, Pesisir, Pesawaran, SWOT
Abstract Views (Last 12 Months)
707 Abstract Views
656 Downloads

Abstract

Tembakau Kabupaten Pesawaran menempati posisi ke-3 terbesar (tahun 2022) di Provinsi Lampung dengan rata-rata produksi 81,0  ton dan luas areal 85 ha, namun memiliki produktivitas tertinggi sebesar 0,75 ton/ha. Tanaman tembakau di Kabupaten Pesawaran dikelola sebagai perkebunan rakyat dengan karakteristik luas lahan yang sempit, letak terpencar, bersifat padat karya, serta teknik budidaya hingga pengolahan yang bersifat tradisional dan sederhana. Namun dengan tingkat permintaan yang tinggi dan cenderung meningkat mendorong perlu dilakukannya suatu upaya analisis pengembangan usaha tembakau bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Analisis meliputi kondisi terkini dan rencana aksi pengembangan usaha melalui pendekatan SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 4 faktor Penguat (Strength), 4 faktor Pelemah (Weekness), 4 faktor Peluang (Opportunity), dan 2 faktor Ancaman (Threath)

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

References

Aditya, R.S., A. Yusuf, E. Soelistyowati, K. Tyas. 2021. Eksplorasi Pengalaman kelompok Peduli Kusta di Masa Pandemi: Focus Group Discussion. Jurnal Keperawatan Terapan. 7(2): 91-95.

Ardhiarisca, O., M.M.D. Utami, dan T. Kustiari. 2015. Perumusan Strategi Pengembangan Agribisnis Tembakau di Kabupaten Jember Menggunakan Analisis SWOT. Jurnal Teknologi Pertanian. 16(1): 65-74.

Bashori, I. A. 2022. Hilirisasi Komoditas Tembakau di Kabupaten Blora. Journal of Industrial Engineering & Management Research. 3(1): 241–255.

Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung (lampung.bps.go.id). diakses pada tanggal 23 Mei 2023

Cahyanti, L. D. 2018. Strategi Pengembangan Budidaya Tanaman Tembakau Di Kabupaten Ponorogo. AGRORADIX: Jurnal Ilmu Pertanian. 1(2): 42–51.

Marikena, N., Susilawati, and Y. Setiawannie. 2022. Focus Group Discussion Kualitas Air Danau Toba dalam Penentuan Status Trofik Danau Toba. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi. 3(1): 363-370. DOI: 10.55123/abdikan.v1i3.814

Cover
Published
2023-09-05
How to Cite
Muhaemin, M., Susanti, O., Mayaguezz, H., Amin, M. K., Hudaidah, S., Effendi, E., Kusuma, A. H., Ramadhan, M. G., Lahay, A., & Rochana, E. (2023). Identifikasi Faktor Internal dan Eksternal Pengembangan Kawasan Tembakau 2015-2022 di Kabupaten Pesawaran. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 2(2), 49–58. https://doi.org/10.23960/jpfp.v2i2.7333