PENDAMPINGAN PROSES PRODUKSI GULA CAIR SINGKONG (GULAKONG) DI KWT SAPPORO DESA WONOKRIYO, KECAMATAN GADING REJO, KABUPATEN PRINGSEWU, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

  • Erdi Suroso
    Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agriculture, University of Lampung, Indonesia
  • Irwan Sukri Banuwa
    Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Tanto Pratondo Utomo
    (Scopus ID:42062519300) Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agriculture, University of Lampung, Indonesia
  • Subeki Subeki
    Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Harun Al Rasyid
    Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/jpfp.v2i2.7641
Keywords singkong, gula cair, nilai tambah, KWT Sapporo
Abstract Views (Last 12 Months)
719 Abstract Views
806 Downloads

Abstract

Upaya alternatif untuk mememenuhi kebutuhan gula di Indonesia yang terus meningkat antara lain dengan memanfaatkan singkong, yang merupakan komoditas unggulan Provinsi Lampung, sebagai bahan baku gula cair. Saat ini, teknologi untuk memproduksi gula cair berbahan baku singkong terutama tepung tapioka dapat dikatakan telah mapan sehingga perlu dilakukan inovasi teknologi antara lain dengan menggunakan langsung singkong sehingga memberikan nilai tambah yang lebih tinggi serta dapat dilakukan di tingkat petani atau usaha mikro-kecil.   Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah melakukan sosialisasi inovasi teknologi produksi gula cair berbasis singkong kepada para anggota KWT Sapporo, Desa Wonokriyo sebagai calon mitra potensial sehingga mampu memproduksi gula cair sekaligus mendapatkan nilai tambah.  Kegiatan sosialisasi inovasi teknologi produksi gula cair berbasis singkong kepada masyarakat dengan sasaran calon mitra potensial telah dilaksanakan dan mitra, KWT Sapporo, mampu memproduksi gula cair singkong. Selain itu, kegiatan Pengabdian pada masyarakat telah melakukan penerapan gula cair ini kepada calon pengguna yaitu produsen camilan pie dan masih dalam tahap pemantauan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chaplin, M. F. dan C. Buckle, 1990. Enzyme Technology. Cambridge University Press, New York.

Dziedzic, S. Z. dan M. W. Kearsley. 1984. Physico-chemical Properties of Glucose Syrups. Di dalam. Dziedzic, S. Z. dan M. W. Kearsley. 1984. Glucose Syrups: Science and Technology. Elsevier Applied Science Publisher, London.

Faoji, R. 2009. Studi kelayakan pendirian industri sirup glukosa dari tapioka di Pesantren Raudlatul Ulum, Pati. Skripsi. Bogor: IPB.

Maiden, A. M. 1970. Food and Fermentation Application of Starch Hydrolysis of Soluble Starch by Glucoamylase. Biotechnology and Bioengineering. XXIV: 347-357. John Wiley and Sons, Connecticut.

Norman, B. E. 1981. New Development in Starch Syrup Technology. Di dalam. G. G. Birch, N. Blakebrough, dan K. J. Parker (ed.). 1981. Enzymes and Food Processing. Applied Science Publ. Ltd., London.

Tjokroadikoesoemo, P. S. 1986. HFS dan Industri Ubi Kayu Lainnya. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Saukah, A. dan Waseso, M.G. (Eds.)., 2002, Menulis Artikel untuk Jurnal Ilmiah (Edisi ke-4, cetakan ke-1). Malang: UM Press.

Waseso, M.G., 2001, Isi dan Format Jurnal Ilmiah. Makalah disajikan dalam Seminar Lokakarya Penulisan Artikel dan Pengelolaan Jurnal Ilmiah, Universitas Lambungmangkurat, Banjarmasin, 9-11 Agustus.

Wilson, D., 20 November 1995, Summary of Citing Internet Sites, NETTRAIN Discussion List, (Online), ([email protected], diakses 22 November 1995).

Cover
Published
2023-09-30
How to Cite
Suroso, E., Banuwa, I. S., Utomo, T. P., Subeki, S., & Rasyid, H. A. (2023). PENDAMPINGAN PROSES PRODUKSI GULA CAIR SINGKONG (GULAKONG) DI KWT SAPPORO DESA WONOKRIYO, KECAMATAN GADING REJO, KABUPATEN PRINGSEWU, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 2(2), 97–102. https://doi.org/10.23960/jpfp.v2i2.7641