Peran Kepercayaan Lokal Masyarakat terhadap Pengelolaan Hutan Mangrove di Tahura Ngurah Rai, Bali
Abstract
Bali memiliki garis pantai yang luas dan sumber daya alam yang penting,
termasuk mangrove yang berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta
penopang perekonomian masyarakat sekitar. Di Indonesia, ekosistem mangrove
seringkali mengalami alih fungsi lahan, pencemaran, dan eksploitasi, sehingga dapat
menurunkan kualitas dan merusak ekosistem mangrove. Hutan mangrove yang berada di Bali, secara unik menerapkan kearifan lokal masyarakat Hindu Bali sebagai strategi
konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepercayaan lokal
masyarakat Bali dalam pengelolaan hutan mangrove. Penelitian menggunakan
pendekatan kualitatif dengan data dikumpulkan melalui proses wawancara mendalam
yang diperoleh dari informasi kunci terdiri dari pimpinan, pengelola, tokoh adat serta
masyarakat sekitar kawasan hutan mangrove. Penelitian dilaksanakan pada Oktober
November 2025 yang berlokasi di sekitar kawasan mangrove Tahura Ngurah Rai.
Adapun alat dan bahan yang digunakan pada penelitian diantaranya ATK, handphone,
laptop, panduan pertanyaan yang digunakan pada saat wawancara terkait pengeloolaan hutan mangrove yang diajukan pada narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal yang berlandaskan Tri Hita Karana (keharmonisan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, serta manusia dengan alam lingkungannya) dan keyakinan akan roh penjaga dapat membentuk paradigma holistik di mana mangrove dipandang sebagai bagian dari spiritual dan ekologis yang tak dapat dipisahkan. Kepercayaan ini dilaksanakan dalam bentuk praktik melalui ritual seperti Piodalan dan Tumpek Wariga, serta norma sosial berupa larangan. Kearifan lokal dapat beradaptasi dengan program konservasi, sehingga simpulan bahwa kearifan lokal bukan sekedar budaya, melainkan modal sosial yang sangat berperan dalam partisipasi aktif masyarakat untuk mempertahankan ekologis hingga sosial pengelolaan mangrove di Tahura Ngurah Rai, Bali.
Downloads

