Peran Kepercayaan Lokal Masyarakat terhadap Pengelolaan Hutan Mangrove di Tahura Ngurah Rai, Bali

  • Komang Intan Gayatri
    Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung
  • Sugeng P. Harianto
  • Surnayanti Surnayanti
  • Machya Kartika Tsani
Abstract Views (Last 12 Months)
8 Abstract Views

Abstract

Bali memiliki garis pantai yang luas dan sumber daya alam yang penting, termasuk mangrove yang berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta penopang perekonomian masyarakat sekitar. Di Indonesia, ekosistem mangrove seringkali mengalami alih fungsi lahan, pencemaran, dan eksploitasi, sehingga dapat menurunkan kualitas dan merusak ekosistem mangrove. Hutan mangrove yang berada di Bali, secara unik menerapkan kearifan lokal masyarakat Hindu Bali sebagai strategi konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepercayaan lokal masyarakat Bali dalam pengelolaan hutan mangrove. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan data dikumpulkan melalui proses wawancara mendalam yang diperoleh dari informasi kunci terdiri dari pimpinan, pengelola, tokoh adat serta masyarakat sekitar kawasan hutan mangrove. Penelitian dilaksanakan pada Oktober-November 2025 yang berlokasi di sekitar kawasan mangrove Tahura Ngurah Rai. Adapun alat dan bahan yang digunakan pada penelitian diantaranya ATK, handphone, laptop, panduan pertanyaan yang digunakan pada saat wawancara terkait pengeloolaan hutan mangrove yang diajukan pada narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal yang berlandaskan Tri Hita Karana (keharmonisan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, serta manusia dengan alam lingkungannya) dan keyakinan akan roh penjaga dapat membentuk paradigma holistik di mana mangrove dipandang sebagai bagian dari spiritual dan ekologis yang tak dapat dipisahkan. Kepercayaan ini dilaksanakan dalam bentuk praktik melalui ritual seperti Piodalan dan Tumpek Wariga, serta norma sosial berupa larangan. Kearifan lokal dapat beradaptasi dengan program konservasi, sehingga simpulan bahwa kearifan lokal bukan sekedar budaya, melainkan modal sosial yang sangat berperan dalam partisipasi aktif masyarakat untuk mempertahankan ekologis hingga sosial pengelolaan mangrove di Tahura Ngurah Rai, Bali.

Kata kunci: Kearifan Lokal; Mangrove; Tri Hita Karana

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2026-05-26
How to Cite
Gayatri, K. I., Harianto, S. P. ., Surnayanti, S., & Tsani, M. K. (2026). Peran Kepercayaan Lokal Masyarakat terhadap Pengelolaan Hutan Mangrove di Tahura Ngurah Rai, Bali. Journal of People, Forest and Environment, 6(1), 10–17. Retrieved from https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/jopfe/article/view/12367