Analisis Persebaran Reptil di Laboratorium Lapang Terpadu Universitas Lampung (Reptile Distribution Analysis in the Integrated Field Laboratory, University of Lampung)

Nimas Ayu Fatmawati, Bainah Sari Dewi, Rusita Rusita, Yulia Rahma Fitriana

Abstract


Abstract : Reptiles play an important role in an ecosystem as one part of the food chain and some of them are environmental bio-indicators. The purpose of this study was to obtain information and determine the distribution and presence of reptiles in three habitats. This research was conducted in December 2020-January 2021 at the Integrated Field Laboratory. The method used is a Visual Encounter Survey (VES) or a Visual Encounter Survey with a combination of Time Search and taking the coordinates of the species with GPS. The results were analyzed using the Arcgis 10.3 application and google earth. The results showed that the distribution of reptiles in the three habitats was in the even or homogeneous category. This is due to several factors, such as the availability of food and the adjacent habitat, which makes it easier for reptiles to change locations. Reptiles are indicators of environmental balance that must be identified by conducting monitoring and further research to reduce threats or reptile species such as hunting and trade in liars.

 

Abstrak : Reptil berperan penting dalam suatu ekosistem sebagai salah satu bagian dari penyusun rantai makanan dan beberapa diantaranya merupakan bio-indikator lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan informasi dan mengetahui persebaran dan keberadaan reptil pada tiga habitat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2020-Januari 2021 di Laboratorium Lapang Terpadu. Metode yang digunakan adalah Visual Encounter Survey (VES) atau Survei Perjumpaan Visual dengan kombinasi Time Search serta mengambil titik koordinat spesies teramati dengan GPS. Hasilnya dianalisis  dengan menggunakan aplikasi Arcgis 10.3 dan google earth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persebaran reptil pada ketiga habitat termasuk ke dalam kategori merata atau homogen. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti ketersediaan pakan dan lokasi habitat yang berdekatan yang memudahkan reptil untuk berpidah lokasi. Reptil adalah indikator keseimbangan lingkungan yang harus diketahui keberadaannya dengan melakukan monitoring dan penelitian lanjutan untuk mengurangi ancaman ataupun gangguan spesies reptil seperti perburuan dan perdagangan liar.

 

Kata kunci : reptil; persebaran jenis; bio-indikator.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Adelina, M. Sugeng P. Harianto. Dan Nuning, N. 2016. Keanekaragaman jenis burung di hutan rakyat Pekon Kelungu Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus. Jurnal Sylva Lestari. 4(2):51-60.

Alikodra, H.S. 1990. Pengelolaan Satwa Liar Jilid 1. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Pusat Antar Universitas Ilmu Hayati. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Anugrah, K.D. Setiawan, A. Master, J. 2017. Keanekaragaman spesies burung di hutan lindung register 25 pematang tanggang kabupaten tanggamus lampung. Jurnal Sylva Lestari. 5(1): 105-116.

Ariza, Y.S. Dewi, B.S. Darmawan, A. 2014. Keanekaragaman Jenis Amfibi (Ordo Anura) Pada Beberapa Tipe Habitat di Youth Camp Desa Hurun Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran.Jurnal Sylva Lestari. 2(1): 21-30.

Bappenas. 1993. Biodiversity Action Plan for Indonesia. Buku. Ministry Of Development Planning/National Development Planning Agency. Jakarta. 15 p.

Bismark, M. 1984. Biologi dan Konservasi Primata di Indonesia. Buku. Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor. 230p.

Campbell NA. 2004. Biologi. Edisi kelima. Jilid 1. Jakarta: Erlangga

Dewi, B.S. Harianto, S.P. Febryano, I.G. Rahmawati, D.I. Dewara, N. Tokita, N. Dan Koike, S. 2019. Diversity of fauna as one of indicator of forest management in Tahura Wan Abdul Rachman. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. 399:1-6.

Findua, A.W. Harianto, S.P. dan Nurchayani, N. 2016. Keanekaragaman reptil di repong damar Pekon Pahmungan Pesisir barat (studi kasus plot permanen Universitas Lampung). Jurnal Sylva Lestari. 4(1): 51— 60.

Firdaus, A. B. Setiawan, A. Elly, L. Rustiati. 2014. Keanekaragaman spesies burung di repong damar pekon pahmungan kecamatan pesisir tengah krui kabupaten lampung barat. Jurnal Sylva Lestari. 2(2): 1-8.

Iskandar D,T. 1998. Seri panduan lapangan amfibi Jawa dan Bali. Hlm. 9-100. Puslitbang Biologi LIPI. Bogor.

Qurniawan T.F. Dan Epilurahman R. 2012. Keanekaragaman jenis herpetofauna di kawasan ekowisata Goa Kiskendo, Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Biota. 17(2):78-84.

Yanuarefa, M.F. Heriyanto, G. dan Joko, U. 2012. Panduan Lapang Herpetofauna (Amfibi dan Reptil) Taman Nasional Alas Purwo. Buku Panduan Lapang. Balai Taman Nasional Alas Purwo. Banyuwangi. 128 Hal.

Yani, A. Dan Said, S. 2015. Keanekaragaman Jenis Amfibi Ordo Anura di Kawasan Hutan Lindung Gunung Semahung Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari. 3(1): 15-20.




DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jopfe.v1i2.5051

Refbacks

  • There are currently no refbacks.