ANALISIS PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP) PADA UMKM PEMPEK XYZ DI KOTA BANDAR LAMPUNG

  • Ayelia Sheptia Ahmadila
    Lampung University
  • Otik Nawansih
    Lampung University
  • Wisnu Satyajaya
    Lampung University
  • Esa Ghanim Fadhallah
    Lampung University
  • Sussi Astuti
    Lampung University
DOI: https://doi.org/10.23960/jab.v5i1.10884
Abstract Views (Last 12 Months)
17 Abstract Views
23 Downloads

Abstract

Good Manufacturing Practice (GMP) merupakan standar dasar yang harus diterapkan dalam industri pangan untuk menjamin mutu dan keamanan produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerapan GMP pada UMKM Pempek XYZ di Kota Bandar Lampung berdasarkan 18 aspek yang diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 75 Tahun 2010.  UMKM Pempek XYZ memiliki izin edar dari BPOM, LPPOM MUI dan NIB. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode Gap Analysis untuk menilai tingkat kesesuaian dan Fishbone Diagram untuk mengidentifikasi penyebab ketidaksesuaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan GMP pada UMKM Pempek XYZ mencapai 71,92%, yang berarti masih memerlukan perbaikan agar memenuhi standar. Penelitian ini menghasilkan 33 rekomendasi perbaikan yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan penerapan GMP di UMKM Pempek XYZ secara berkelanjutan, sehingga dapat membantu UMKM dalam meningkatkan kualitas produk serta menjadi acuan bagi pelaku usaha sejenis yang ingin menerapkan GMP secara optimal.

 

 

Kata Kunci: Fishbone Diagram, GAP Analysis, Good Manufacturing Practice,

                       Keamanan Pangan, Pempek, UMKM

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2026-06-09
How to Cite
Ahmadila, A. S., Nawansih, O., Satyajaya, W., Fadhallah, E. G., & Astuti, S. (2026). ANALISIS PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP) PADA UMKM PEMPEK XYZ DI KOTA BANDAR LAMPUNG. Jurnal Agroindustri Berkelanjutan, 5(1). https://doi.org/10.23960/jab.v5i1.10884