RESPONS TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) TERHADAP RESIDU BERBAGAI JENIS BIOCHAR TAHUN KEDUA DAN DOSIS PUPUK NPK DI TANAH ULTISOL
DOI:
https://doi.org/10.23960/jak.v1i2.12254
Abstract View: 12
Abstract
Impor kacang hijau (Vigna radiata L.) di Indonesia masih tinggi karena produksi dalam negeri belum mencukupi kebutuhan. Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas adalah melalui pengelolaan tanah dan pemupukan yang tepat guna mendukung pertumbuhan serta hasil tanaman secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh residu berbagai jenis biochar pada tahun kedua dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) secara faktorial 4 × 3 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah jenis residu biochar tahun kedua: tanpa biochar, biochar dari sekam padi, tongkol jagung, dan batang singkong. Faktor kedua adalah dosis pupuk NPK, terdiri atas: tanpa pupuk, setengah dosis anjuran, dan dosis penuh sesuai anjuran. Homogenitas varians diuji menggunakan Uji Bartlett dan aditivitas diuji dengan Uji Tukey. Data yang memenuhi asumsi dianalisis menggunakan ANOVA, dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu biochar tahun kedua dari berbagai bahan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan maupun hasil kacang hijau. Sebaliknya, aplikasi pupuk NPK memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah polong, bobot polong, bobot biji, serta bobot berangkasan basah dan kering. Tidak ditemukan interaksi antara jenis residu biochar tahun kedua dan dosis pupuk NPK terhadap parameter pertumbuhan dan hasil kacang hijau.