PEMBUNGAAN KEMBALI TANAMAN SPATIFILUM (Spathiphyllum wallisii) DENGAN PEMBERIAN BENZILADENIN (BA) DAN PUPUK MAJEMUK
Abstract
Tanaman spatifilum (Spathiphyllum wallisii Regel) merupakan salah satu tanaman hias yang cukup populer di kalangan penggemar tanaman hias sebagai dekorasi ruangan. Tanaman ini cenderung tidak berbunga secara konsisten setelah pembungaan pertama, terutama jika kondisi lingkungan atau nutrisinya kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian benziladenin (BA), pupuk majemuk, dan interaksinya pada pembungaan tanaman spatifilum.Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Hortikultura, Fakultas Pertanian Universitas Lampung pada Februari–Mei 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor (3×2) dengan tiga ulangan. Faktor pertama yaitu B0= benziladenin 0 ppm, B1= benziladenin 30 ppm, dan B2= benziladenin 60 ppm. Faktor kedua yaitu pemberian pupuk NPK (16:32:16) (P1) dan pemberian pupuk NPK (16:32:16) ditambah pupuk daun (6:30:30) (P2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian BA konsentrasi 60 ppm dapat memendekkan tangkai bunga, meningkatkan jumlah anakan, dan jumlah bunga.