Pengembangan Ekowisata Berbasis Konservasi Biodiversitas Di Dusun Turgo, Sleman, Yogyakarta

  • Kaharuddin
    Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, Bulaksumur, Yogyakarta
  • Rhomi Ardiansyah
    Fakultas Kehutanan, Univeristas Gadjah Mada, Bulaksumur, Yogyakarta
  • Retno Nur Utami
    Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, Bulaksumur, Yogyakarta
  • Stevie Vista Nissauqodry
    Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, Bulaksumur, Yogyakarta
  • Warsun Jayari
    Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, Bulaksumur, Yogyakarta
  • Palguna Wiranata
    Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, Bulaksumur, Yogyakarta
  • Nabila Putri Maharani
    Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, Bulaksumur, Yogyakarta
  • Benaya Videanantha
    Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, Bulaksumur, Yogyakarta
  • Aushina Ika Rachmalia
    Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, Bulaksumur, Yogyakarta
  • Wahyu Kusuma Wardani
    Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, Bulaksumur, Yogyakarta
  • Syifaur Rofidah
    Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, Bulaksumur, Yogyakarta
  • Arimawan Bayuaji
    Turgo Wildlife, Sleman, Yogyakarta
  • Gunawan
    Balai Konservasi Sumber Daya Alam ,Yogyakarta
  • Dyah Sulistyari
    Balai Konservasi Sumber Daya Alam, Yogyakarta
  • Nurrochmah Wisudhaningrum
    Balai Konservasi Sumber Daya Alam, Yogyakarta
  • Wasi
    Sleman, Yogyakarta
  • Sibas
    Sleman, Yogyakarta
DOI: https://doi.org/10.23960/rdj.v4i2.12052
Abstract Views (Last 12 Months)
333 Abstract Views
422 Downloads

Abstract


Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan ekowisata berbasis konservasi keanekaragaman hayati di Dusun Turgo, Desa Purwobinangun, Sleman, Yogyakarta, sebagai respons terhadap potensi biodiversitas yang tinggi namun tingkat kunjungan wisatawan masih rendah. Ekowisata dikelola dengan mengedepankan prinsip konservasi, pendidikan lingkungan, dan pelibatan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan untuk identifikasi potensi objek dan daya tarik wisata (ODTW), termasuk aspek 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) dan keanekaragaman hayati. Selain itu, dilakukan Diskusi Terpumpun (FGD) dengan para pemangku kepentingan (stakeholders) seperti masyarakat lokal, pengelola desa wisata, BKSDA Yogyakarta, BTNGM, dan akademisi untuk mengidentifikasi tantangan, peluang, serta merumuskan strategi pengembangan. Hasil observasi awal menunjukkan potensi signifikan dengan identifikasi 80 jenis burung, termasuk spesies kunci Anis Merah (Geokichla citrina), serta potensi herpetofauna dan flora endemik seperti Anggrek Vanda tricolor. Dusun Turgo memiliki modalitas seperti kawasan Wildlife Turgo yang fokus pada bird watching dan herping. Analisis strategis menunjukkan posisi Dusun Turgo berada pada kuadran Agresif (SO), yang mengindikasikan perlunya memanfaatkan kekuatan biodiversitas tinggi dan dukungan kelembagaan (BKSDA) untuk menangkap peluang penelitian akademik dan pendanaan konservasi. Strategi M83-84ayor yang diusulkan adalah menggunakan data biodiversitas dan dukungan akademik untuk menyusun materi edukasi/interpretasi berbasis ilmiah guna menarik pasar wisata edukasi yang lebih niche (SDGs 4 - Quality Education). Peta jalan pengembangan Ekowisata Turgo direncanakan dalam empat fase (2026-2029), diawali dengan fase persiapan dan diakhiri dengan fase launching agar established sebagai model ekowisata berbasis Pendidikan Konservasi Biodiversitas.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2025-11-29
How to Cite
Kaharuddin, Ardiansyah, R. ., Utami, R. N., Nissauqodry, S. V., Jayari, W., Wiranata, P., Maharani, N. P. ., Videanantha, B., Rachmalia, A. I. ., Wardani, W. K. ., Rofidah, S. ., Bayuaji, A., Gunawan, Sulistyari, D., Wisudhaningrum, N., Wasi, & Sibas. (2025). Pengembangan Ekowisata Berbasis Konservasi Biodiversitas Di Dusun Turgo, Sleman, Yogyakarta . Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan Dan Lingkungan, 4(2), 155–167. https://doi.org/10.23960/rdj.v4i2.12052